Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Risma Terima Bantuan dari Sahabat Megawati, 30 Ventilator untuk Pasien Covid-19 di Surabaya

Gesit Foundation memberikan bantuan 30 unit non invasive ventilator dan 10 ton beras untuk menangani pasien yang terpapar Covid-19 di Kota Surabaya.

TRIBUNMADURA.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat menerima bantuan ventilator, Rabu (20/5/2020) kemarin. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Bantuan kepada Pemerintah Kota Surabaya atau Pemkot Surabaya terus mengalir di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Kali ini bantuan berasal dari Gesit Foundation yang dipimpin oleh Jacob Soetoyo, yang merupakan salah satu sahabat Megawati Soekarnoputri.

Bantuan yang diserahkan kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Balai Kota itu berupa 30 unit non invasive ventilator dan 10 ton beras.

Ventilator diserahkan untuk menangani pasien Covid-19 yang masih di tahap awal.

"Bantuan dari sahabatnya Bu Mega," kata perempuan yang karib disapa Risma.

3003 Personel PLN UID Jatim Disebar ke 53 Titik Pengamanan Pasokan Listrik Menjelang Idul Fitri

Stabilkan Harga Bahan Pokok, Lumbung Pangan Jatim Serap 232,4 Ton Beras Lokal, Petani Tidak Rugi

Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, 231 Pasang Calon Pengantin Tuban akan Nikah di Malam Songo Ramadan

Risma mengatakan, dirinya mengenal sahabat dari Ketua Umum PDIP itu lantaran dulu sering ketemu di Yayasan Kebun Raya Indonesia. Kata Risma, saat itu tengah persiapan untuk Kebun Raya Mangrove.

Risma mengaku kaget saat dirinya diberitahu bakal diberikan bantuan ventilator beberapa waktu lalu. Jumlahnya pun tak disangka Risma, yakni mencapai 30 unit. Apalagi, Jacob Soetoyo sendiri yang tiba-tiba menawarkan bantuan ventilator itu.

"Beliaunya menawarkan, Bu saya punya ventilator, nanti Bu Risma saya bantu 30 unit, ya kaget aku, padahal dua aja sudah senang, ini sampai 30," ujar Risma menceritakan.

Bantuan itu bakal sangat membantu lantaran beberapa kasus yang terjadi, dilaporkan kekurangan ventilator. Risma mengaku, akan melihat rumah sakit mana saja yang kekurangan ventilator ini, sehingga nantinya yang kekurangan akan dibantu.

Gugus Tugas Covid-19 Mengaku Dihubungi Menkes Terawan, Tanya Alasan Kasus Kematian di Jatim Tinggi

115 Warga Reaktif Rapid Test, BPBD Jatim Drop Satu Truk Sembako untuk Kampung Tangguh Kedung Baruk

Nongkrong di Warkop dan Kafe, 640 KTP Pelanggar Disita saat PSBB Surabaya Raya, Satpol PP: Bandel

Sejauh ini, dikabarkan sudah ada Rumah Sakit Husada Utama karena memang banyak merawat warga Kota Surabaya. Selain itu, sebagian di BDH dan RSUD dr Soewandhie, termasuk pula nanti di Asrama Haji Surabaya.

Ventilator ini diketahui, untuk pasien Covid-19 yang terbilang ringan atau pada tahap awal. Ventilator serupa ternyata 60 persen juga dipakai di Wuhan saat masa pandemi.

Stefanini, salah satu staf Gesit Foundation saat mengantarkan bantuan itu mengungkapkan, bantuan tersebut merupakan bentuk peduli kemanusiaan di masa pandemi ini. Selain 30 unit ventilator, pihaknya juga menyumbangkan 10 ton beras ke Pemkot Surabaya.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved