Idul Fitri 2020

Masjid Agung Tuban Meniadakan Pelaksanaan Salat Idul Fitri, Begini Penjelasannya

Masjid Agung Kabupaten Tuban meniadakan pelaksanaan salat Idul fitri 1441 H. Sebagai upaya pencegahan dan memutuskan mata rantai sebaran Covid-19

TRIBUNMADURA.COM/MOCHAMMAD SUDARSONO
Masjid Agung Tuban saat disemprot cairan disinfektan mencegah penyebaran virus corona 

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Masjid Agung Kabupaten Tuban meniadakan pelaksanaan salat Idul fitri 1441 H.

Hal itu diketahui dari akun Youtube resmi Pemkab Tuban, yang mengunggah video berjudul Masjid Agung Tiadakan Salat Idul Fitri, Jumat (22/5/2020), sekitar pukul 14.00 WIB. 

Dalam video dijelaskan, penerapan Protokol kesehatan sudah dilakukan, tetapi setelah penerapan phsycal distancing 1:10, masjid hanya bisa menampung 600 jemaah.

Sedangkan pandemi Covid-19 di Bumi Wali sebutan Tuban masih terus bertambah.

Sebagai upaya pencegahan dan memutuskan mata rantai sebaran Covid-19, atas arahan dan pertimbangan Bupati Tuban, maka Takmir Masjid Agung memutuskan tidak melaksanakan salat Idul Fitri 1441H/2020.

Daftar Promo Indomaret 22 Mei 2020, Promo JSM, Hingga Promo Minyak Goreng, Nontunai Lebih Hemat

Cara untuk Mengecek Data Penerima Bansos BLT, Mudah Diakses, Bisa Lewat Aplikasi Maupun Lewat Online

"Menghindari keburukan harus lebih diutamakan dari pada meraih kebaikan," tulis kutipan dalam video.

Semoga Allah segera mengangkat virus corona atau Covid-19 dari Tuban Bumi Wali. Amin. Takmir Masjid Agung Tuban.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tuban, Hery Prasetyo dikonfirmasi hal tersebut membenarkan. 

Peniadaan salat Idul Fitri di Masjid Agung itu menanggapi kondisi Covid-19 yang belum berakhir. 

"Benar terkait peniadaan salat Idul Fitri di Masjid Agung, sebagai yang ada di Youtube Pemkab Tuban," pungkas Hery. 

Berdasarkan data sebaran virus corona di Kabupaten Tuban, angka kumulatif 20 orang, rinciannya 15 pasien masih menjalani perawatan yaitu dari Tambakboyo 8, tuban 2, Montong 1, Parengan 1, Merakurak 1, Grabagan 1, dan Palang 1.

Kemudian 3 yang sembuh atau negatif berasal dari kecamatan tuban, Montong, dan jratirogo.

Sedangkan 2 meninggal dari Kecamatan Semanding dan Parengan, saat masih berstatus pasien dalam pengawasan (pdp).

Penulis: Mohammad Sudarsono
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved