Breaking News:

Viral Tukang Jahit Ngamuk hingga Bongkar Pembatas Jalan, Keluarga Minta Maaf, Tukijo Sedang Depresi

Video seorang pria mengamuk dan membongkar pembatas jalan atau water barrier di Wonosobo Jawa Tengah viral di media sosial, Minggu (24/5/2020).

Editor: Elma Gloria Stevani
istimewa
Aksi Tukijo bongkar watter barrier di Jalan Ahmad Yani Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah, Minggu (24/5/2020). 

Petugas yang berjaga pun hanya diam menyaksikan pria tersebut membongkar pembatas jalan.

Pria itu pun terus mendorong pembatas jalan berulang kali.

Namun, sembari ia membongkar, para petugas terus mengembalikannya ke posisi semula.

Peristiwa ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna.

Diketahui, pria tersebut bernama Tukijo (50), seorang warga Kampung Sarwodadi, Kelurahan Tawangsari, Kabupaten Wonosobo.

Tukijo bekerja sebagai penjahit yang setiap hari mangkal di trotoar depan BRI Ruko Pasar Induk Wonosobo, tidak jauh dari lokasi kejadian.

Menanggapi kejadian tersebut, Kombes Pol Iskandar menuturkan, sebelumnya pria tersebut sudah diperingatkan

Ia berkali-kali diperingatkan untuk mengenakan masker sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona.

Namun, menurut Iskandar, Tukijo tetap enggan memakai masker.

"Kami memberikan nasihat cukup lama lantaran pria itu tetap tidak mau pakai masker," terang Iskandar kepada Tribun Jateng, Senin (25/5/2020).

Pihaknya menuturkan, peristiwa tersebut terjadi pada hari raya Idul Fitri, Minggu (24/5/2020) kemarin.

Iskandar membenarkan pria tersebut berulah dengan membongkar atau membuka blokade watter barrier.

Padahal, fungsi pembatas jalan tersebut untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas di pasar Induk Wonosobo.

Setelah tindakan tersebut, petugas membawa pria itu ke polsek setempat.

Keluarga yang bersangkutan juga sudah dipanggil.

Iskandar mengungkapkan, kini pria itu bersama keluarganya sudah menyadari kesalahannya dan meminta maaf serta sudah mau menggunakan masker.

Dari kejadian tersebut, Iskandar meminta kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan yang ada.

Menginggat betapa susahnya para petugas medis menangani pasien positif corona di rumah sakit.

"Patuhi anjuran Pemerintah, pakai masker dan hindari kerumunan untuk mencegah penyebaran virus corona," terangnya.

Diketahui, pria tersebut kini sudah diserahkan kepada keluarga.

Pihak keluarga juga memberikan keterangan bahwa memang yang bersangkutan dalam kondisi depresi.

(Tribunnews.com/Maliana, Tribunjateng.com/Iwan Arifianto)

Artikel ini telah tayang di Tribunbanyumas.com dengan judul Viral Tukang Jahit Ngamuk, Bongkar Blokade Jalan di Wonosobo, Keluarga: Maaf, Tukijo Alami Depresi

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved