Breaking News:

Virus Corona di Kediri

Kepala Biro Logistik Polda Jatim Tinjau Kesiapan Kampung Tangguh di Kabupaten Kediri dan Kota Kediri

Kepala Biro Logistik Polda Jatim meninjau kesiapan kampung tangguh di wilayah hukum Polresta Kediri untuk menghadapi pandemi virus corona.

TRIBUNMADURA.COM/DIDIK MASHUDI
Karolog Polda Jatim Kombes Pol Pranyoto meninjau Kampung Tangguh Semeru di Kelurahan Betet, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Sabtu (30/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Pilot proyek Kampung Tangguh Semeru di Desa Wonoasri, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri dan Kelurahan Betet, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri ditinjau Karolog Polda Jatim Kombes Pol Pranyoto, Sabtu (30/5/2020).

Selain meninjau persiapan di lokasi Kampung Tangguh, Kepala Biro Logistik Polda Jatim menyerahkan bantuan perlengkapan penunjang lainnya kepada petugas yang ada di Posko Kampung Tangguh.

Kombes Pol Pranyoto bersama Kapolres Kediri Kota, AKBP Miko Indrayana dalam kunjungan itu juga melakukan pengecekan di pintu masuk, seperti gapura yang dilengkapi dengan alat penyemprot disinfektan untuk sterilisasi.

Rapid Test Covid-19 di Ruko City 9 Surabaya, 127 Orang Reaktif, 8 Positif Berdasarkan Tes Swab PCR

BREAKING NEWS: Sempat Bikin Risma Geram, Dua Mobil PCR Bantuan BNPB Telah Beroperasi di Surabaya

Pilkada Serentak Disepakati Digelar 9 Desember 2020, Nasdem: Bulan Juni Rekomendasi Sudah Tuntas

"Kami memeriksa kesiapan di ruang isolasi warga atau tamu, kesiapan alat pelindung diri (APD), gudang logistik, serta lahan tanaman sayur dan ternak ikan,” ujar Kombes Pol Pranyoto.

Alat penunjang lainnya yang tidak kalah penting yaitu, keranda serta alat pemakaman sesuai protokol kesehatan yang berlaku untuk Covid 19.

“Kami menilai sudah siap. Untuk menambah persiapan di Kampung Tangguh, kami juga menyerahkan tiga buah APD lengkap serta sepatu booth, 5 botol handsanitizer, satu plastik masker, dua kotak sarung tangan, dan dua kotak masker medis,” jelasnya.

Kepala Biro Logistik Polda Jatim meninjau kesiapan kampung tangguh di Kelurahan Betet dan memeriksa segala bentuk perlengkapan mulai dari Alat Pelindung Diri (APD), cairan disinfektan, hand Sanitizer, alat penyemprot, genset dan alat penerangan, peralatan pemakaman, lumbung logistik, pos pengamanan lingkungan hingga ruang observasi.

“Kami berharap, dengan adanya Kampung Tangguh ini, membuktikan warga sudah siap baik untuk logistik ,penanganan Covid-19, keamanan lingkungan, sampai dengan penanganan apabila ada warga yang meninggal. Ternyata warga sangat antusias atas Kampung Tangguh ini,” jelasnya.

Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana menjelaskan, Kampung Tangguh yang berada di Kelurahan Betet sudah ada semenjak ada wabah virus corona.

Putus Penyebaran Covid-19, BIN Kirim 1 Unit Mobil Laboratium Pelacak Virus Corona ke Pemkot Surabaya

Tak Semua Daerah Siap Hadapi New Normal Life, Nasdem: Fokus Turunkan Tingkat Penularan Covid-19

Niat Hati Mancing Ikan, Pria Asal Tuban Justru Tewas Tenggelam di Area Kanal PLTU Tanjung Awar-awar

Untuk warga Kelurahan Betet yang terpapar Covid-19 hanya satu orang dari jumlah penduduk sekitar 5.600 orang.

Kelurahan Betet dipilih menjadi Kampung Tangguh diharapkan dapat berguna bagi masyarakat Kota Kediri untuk penanganan wabah Covid-19.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin, tidak hanya persiapan, tapi saat masyarakat perlu penanganan. Petugas sudah diberikan pelatihan dan pembekalan penanganan Covid-19, mulai pemberian informasi sampai proses pemakaman,” jelasnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved