Berita Surabaya

Tingkah Kakek 61 Tahun di Minimarket Surabaya Sebelum Nyuri, Pura-pura Jadi Pembeli & Lihat Barang

Polsek Sawahan menangkap seorang kakek bernama Yusuf Mutiara, Kamis (21/5/3030) pagi. Kakek berusia 61 tahun itu mencuri di sebuah minimarket.

ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Kakek 61 tahun warga Gayungsari saat di Mapolsek Sawahan Surabaya, Sabtu (30/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Polsek Sawahan menangkap seorang kakek bernama Yusuf Mutiara, Kamis (21/5/3030) pagi.

Penangkapan dilakukan setelah kakek berusia 61 tahun itu mencuri di sebuah minimarket yang terletak di Jalan Petemon, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunMadura.com, Yusuf Mutiara merupakan warga Kecamatan Gayungsari yang kos di Jalan Ronggowarsito Surabaya.

Alasan Yusuf Mutiara melakukan aksi pencurian hanya karena kelaparan dan tak memiliki makanan.

Alih-alih berhasil, aksi pencurian yang dilakukan Yusuf Mutiara diketahui oleh karyawan minimarket.

Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, BIN dan Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Massal di Zona Merah

Pakar Psikologi Sosial: Selama New Normal Aktivitas Tetap Berjalan, Protokol Kesehatan Harus Jelas

Daftar Istilah Terkait Virus Corona yang Penting untuk Diketahui, Mulai dari New Normal hingga OTG

Yusuf Mutiara tak dapat mengelak hingga akhirnya pasrah saat digeledah.

Hasilnya, ada lima buah barang yang dicuri oleh Yusuf dengan memasukkannya ke dalam jaket.

Kanit Reskrim Polsek Sawahan, Iptu Ristitanto menyebut, aksi itu dilakukan tersangka sendirian.

"Tersangka berpura-pura menjadi pembeli. Melihat-lihat barang, namun sebagian dimasukkan ke dalam jaketnya," kata Risti, Sabtu (30/5/2020).

Setelah terpergok, Yusuf hanya bisa tertunduk lesu saat digelandang ke Mapolsek Sawahan Surabaya.

Dari pengakuannya, ia baru sekali ini berkasi dan terpaksa mencuri karena kelaparan.

"Saya sudah bingung tidak tahu gimana lagi. Saya butuh makan, tidak ada uang sama sekali. Saya sudah tidak kerja. Rencananya barang-barang itu mau saya jual buat makan," akunya.

Bersama tersangka, polisi menyita sebuah semir sepatu, sebuah minuman berenergi, dua buah bungkus permen, dan satu bungkus kopi bubuk.

7 Hari Setelah Lebaran, Jumlah PDP Covid-19 di Pamekasan Bertambah 6 Orang, 11 PDP Meninggal Dunia

Kabar Sedih, Meski New Normal, Warga Luar Malang Raya Tetap Dilarang Masuk

Berikut Ini Skema Rekayasa Lalu Lintas Selama Pembangunan Jembatan Kedungkandang Kota Malang

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved