New Normal di Pamekasan

Ketua ASPRIM Minta Empat Pemkab di Madura Segera Berikan Kepastian Jadwal New Normal Pariwisata

Ketua ASPRIM, Ahmad Vicky Faisal meminta kepada Pemerintah Pusat dan juga pemerintah di empat kabupaten se-Madura agar segera membuat SOP

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Ketua ASPRIM, Ahmad Vicky Faisal 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Asosiasi Pariwisata Madura (ASPRIM) meminta kepada Pemerintah Pusat untuk segera memberikan kepastian kepada pelaku usaha pariwisata di Madura tentang jadwal dibukanya kembali tempat wisata.

Ketua ASPRIM, Ahmad Vicky Faisal meminta kepada Pemerintah Pusat dan juga pemerintah di empat kabupaten se-Madura agar segera membuat 'Standar Operasional Pelayanan (SOP) dan Protokol Kesehatan Covid-19 jelang persiapan pembukaan wisata dengan konsep 'new normal Pariwisata' agar bisa diterapkan di beberapa destinasi wisata di Madura 

"Berilah kepastian kepada pelaku usaha pariwisata di Madura kapan kegiatan usaha Pariwisata bisa beroperasi kembali dengan memperhatikan Protokol Covid-19," kata Ahmad Vicky Faisal kepada TribunMadura.com, Senin (1/6/2020).

Daftar Promo dan Diskon Alfamart 1 Juni 2020, ada Promo Sumo hingga Promo Minyak Goreng Murah

Katalog Promo Indomaret Terbaru 1 Juni - 15 Juni 2020, Hari Terakhir JSM dan Ada Beli 2 Gratis 1

Drama Korea Lee Min Ho dan Kim Go Eun The King: Eternal Monarch Tayang Hari Ini, Simak Sinopsisnya

Pria yang akrab disapa Vicky itu menyarankan, agar Pemkab di empat kabupaten se-Madura mengajak pelaku usaha pariwisata untuk bersama-sama merumuskan SOP Protokol Kesehatan Covid-19 yang akan diterapkan di Destinasi Pariwisata di Madura

"Ajak juga pelaku usaha pariwisata dalam hal pengambilan keputusan," sarannya.

Ia berharap Pemkab di empat kabupaten se-Madura segera membahas SOP Protokol Kesehatan Covid-19 untuk persiapan pembukaan tempat wisata.

Sebab, kata Vicky saat ini banyak para pelaku wisata di Madura yang sudah tidak memiliki penghasilan lagi akibat lamanya ditutup tempat wisata akibat pandemi Covid-19.

"Hanya itu harapan kami," tutupnya.ents area

 
 

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved