Breaking News:

Berita Jember

Waspada Modus Sekelompok Begal di Jember Dekati Korban, Pura-Pura Tanya Nama Lalu Ambil Paksa Barang

Enam remaja asal Kabupaten Jember ditangkap atas kasus pembegalan yang dilakukan secara berkelompok.

TRIBUNMADURA.COM/SRI WAHYUNIK
Kapolres Jember, AKBP Aris Supriyono ketika memimpin rilis Curas di Mapolres Jember, Selasa (2/6/2020) 

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - Satreskrim Polres Jember menangkap enam remaja di Kabupaten Jember.

Keenam remaja itu ditangkap atas kasus pembegalan yang dilakukan secara berkelompok.

"Tidak pernah melakukan sendiri, kadang dua atau tiga orang," kata Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Fran Dalanta Kembaren, Selasa (2/6/2020).

Pasien Virus Corona di Pamekasan Bertambah 7 Orang, Total 27 Kasus Covid-19 di Kota Gerbang Salam

Alami Depresi setelah Bangkrut, Mantan Juragan Kulit asal Magetan Ditemukan Tewas Membusuk di Gudang

Pernah Ditegur hingga Disegel Polisi, Warung Kopi ini Nekat Tetap Beroperasi saat Jam Malam PSBB

"Selalu bersama-sama. Namun berbeda-beda orang ketika beraksi," sambung dia.

"Kadang sama si A, kadang sama si B," ujarnya.

Komplotan itu merampas harta orang lain dengan cara mendatanginya secara langsung.

Dari pemeriksaan polisi, komplotan AG (18) antara lain beraksi di Lapangan Gadungan, Desa Kasiyan, Kecamatan Puger, Lapangan Kecamatan Puger, dan  Kecamatan Tempurejo.

"Caranya dengan mendatangi langsung target. Kemudian tanya nama atau tanya korek api," jelas dia.

"Kemudian langsung meminta paksa barang. Bisa ponsel, atau sepeda motor," ungkapnya.

" Jika tidak diberikan, akan melukai korban," imbuh Fran.

Anggota LSM di Bojonegoro Ditangkap, Diduga Lakukan Pemerasan terhadap Kepala Desa hingga Rp 40 Juta

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved