Breaking News:

Berita Pamekasan

Inilah 7 Poin Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 di Lingkungan Pondok Pesantren Pamekasan Madura

Santri Pondok Pesantren di Kabupaten Pamekasan bersiap kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat memberikan imbauan secara langsung kepada puluhan santri asal Pamkasan yang baru tiba di Terminal Angkutan Barang, Kecamatan Tlanakan, Rabu (1/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Sejumlah Pondok Pesantren di Kabupaten Pamekasan, Madura, akan menyambut kembalinya santri setelah libur panjang akibat pandemi Covid-19.

Selain akan menyambut kembalinya santri, sejumlah Pondok Pesantren di Kabupaten Pamekasan juga akan menerima pembukaan santri baru dengan ketentuan sistem new normal dalam penerimaannya.

Adanya dua kondisi itu membuat Pemkab Pamekasan mengeluarkan surat edaran yang berisi beberapa prosedur perihal menyambut kembalinya santri dan persiapan pembukaan penerimaan santri baru.

Calon Penumpang Kapal di Pelabuhan Kalianget Sumenep Madura Jalani Test Massal secara Gratis

Santri Pondok Pesantren Kota Malang Wajib Bawa Bukti Tes PCR sebelum Ikuti Kegiatan Belajar Mengajar

982 Calon Jemaah asal Pamekasan Gagal Berangkat Ibadah Haji Tahun Ini, Padahal BPIH Sudah Lunas

Surat edaran tersebut dikeluarkan langsung oleh Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, bernomor 065//99/432.012/2020.

Surat edaran yang dikeluarkan Bupati Pamekasan ini berisi tentang prosedur protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 yang wajib diterapkan oleh sejumlah Pondok Pesantren ketika menyambut kembalinya santri dan persiapan pembukaan penerimaan santri baru tahun ajaran 2020.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengatakan, surat edaran itu dikeluarkan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 di lingkungan Pondok Pesantren.

Ia menginginkan, semua santri yang akan kembali ke pondoknya masing-masing, aman dari penularan virus corona.

"Kami saat ini sedang melakukan upaya percepatan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di wilayah Pamekasan," kata Baddrut Tamam kepada TribunMadura.com, Rabu (3/6/2020).

Bupati yang akrab disapa Ra Baddrut itu juga menjelaskan, saat ini, Kabupaten Pamekasan sudah masuk wilayah zona merah.

Satu Pasien Covid-19 di Pamekasan Dinyatakan Sembuh, Ada 9 Pasien yang Dipulangkan Per 3 Juni 2020

Aturan Berkunjung ke Pasar di Malang selama Masa New Normal, Pedagang Wajib Pakai Sarung Tangan

Halaman
123
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved