Berita Kediri

Playboy Kediri Terancam Penjara 15 Tahun dan Denda Rp 5 Miliar, Setubuhi Remaja Lebih dari Seorang

Playboy asal Kabupaten Kediri terancam dipenjara selama 15 tahun dan denda sebesar Rp 5 miliar.

dhakatribune.com dan TRIBUNMADURA.COM/DIDIK MASHUDI
Kolase aksi persetubuhan dan pelaku - Playboy Kediri Terancam Penjara 15 Tahun dan Denda Rp 5 Miliar, Setubuhi Remaja Lebih dari Satu Orang 

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - BN (19) tersangka persetubuhan terhadap lebih dari satu anak terancam hukuman penjara belasan tahun.

Playboy asal Kabupaten Kediri itu bakal dijerat polisi dengan pasal 81 ayat 1 Undang-undang No 35/2014 tentang perubahan Undang-undang No 23/2002 tentang Perlindungan Anak.

Polisi telah menggelar perkara kasus persetubuhan terhadap anak dengan tersangka BN, warga Desa Kedawung, Kecamatan Mojo di Mapolres Kediri Kota, Jumat (5/6/2020).

Angka Kehamilan di Batumarmar Tembus 5.972 Orang selama Pandemi Covid-19, Tertinggi di Pamekasan

Wali Murid di Blitar Ingin Siswa Tetap Terapkan Belajar di Rumah Meski Memasuki Masa New Normal

Enam Pasien Covid-19 di Sampang Dinyatakan Sembuh, Diizinkan Pulang setelah Jalani Tes Swab 4 Kali

Untuk pertama kalinya, tersangka diperlihatkan kepada awak media di Ruang Rupatama Mapolres Kediri Kota.

Polisi menutup wajah BN dengan balaklava warna hitam, memakai baju tahanan, serta tangan diborgol.

Kapolres Kediri Kota, AKBP Miko Indrayana menyebutkan, kasus persetubuhan yang dilakukan BN terungkap dari laporan salah satu korbannya DL (16).

Korbanmengaku telah disetubuhi oleh pelaku pada 1 Januari 2020.

"Korban disetubuhi di salah satu rumah di daerah Mojo," jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan petugas, ternyata tersangka mengakui telah melakukan hal serupa dengan beberapa remaja perempuan lainnya yang masih di bawah umur.

"Kami akan melakukan penyidikan dan penyelidikan lanjutan apa yang menjadi pengakuan tersangka," jelasnya.

Tersangka BN pelaku persetubuhan terhadap anak saat kasusnya digelar di Mapolres Kediri Kota, Jumat (5/6/2020).
Tersangka BN pelaku persetubuhan terhadap anak saat kasusnya digelar di Mapolres Kediri Kota, Jumat (5/6/2020). (TRIBUNMADURA.COM/DIDIK MASHUDI)

Masjid Al Akbar Surabaya Kembali Gelar Salat Jumat Berjamaah, Infaq Masjid Dilakukan Berbeda

Gubernur Khofifah Terjunkan Tim Covid-19 Hunter ke 10 Daerah Mulai Hari Ini, Bangkalan Termasuk

Dari satu korban yang telah melaporkan kasusnya mengaku dipaksa oleh pelaku bersetubuh di sebuah rumah.

Kejadian itu bermula saat pelaku dan korban yang telah berkenalan mengajak bertemu di sebuah rumah.

"Korban dipaksa disetubuhi oleh pelaku," jelasnya.

Polisi mengamankan barang bukti sweater warna biru muda, celana jeans biru tua, dan pakaian dalam merah muda.

Sementara ancaman pidana kasus persetubuhan anak dengan pidana paling singkat 5 tahun dan maksimal 15 tahun dan denda Rp 5 miliar.

Diberitakan sebelumnya, BN ditangkap Satreskrim Polres Kediri Kota karena telah melakukan persetubuhan terhadap anak lebih dari satu korban.

Salah satu korbannya malahan melakukan aborsi karena hamil di luar nikah.(dim)

8 Hotel di Kota Batu Ajukan Formulir Kesiapan Beroperasi saat New Normal, Ada yang Belum Lengkap

Belum Nikah Meski Hampir Usia 40 Tahun, Bujang Surabaya Setubuhi Gadis Muda dengan Bermodal Rayuan

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved