Breaking News:

Berita Pamekasan

Surat Edaran BP2MI, P4TKI Pamekasan Hentikan Penempatan Calon PMI yang Berangkat ke Tempat Kerja

Kantor Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) Pamekasan menghentikan sementara seluruh proses penempatan calon PMI.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Pamekasan, Madura saat pulang kampung jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Kantor Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia ( P4TKI ) Pamekasan, Madura menghentikan sementara seluruh proses penempatan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Penghentian sementara penempatan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ini sebagai tindak lanjut dari Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 151 Tahun 2020 yang dituangkan dalam Surat Edaran Kepala BP2MI Nomor 04 Tahun 2020 tanggal 24 Maret 2020.

Personel Gabungan Polres Pamekasan Beri Imbauan Pencegahan Covid-19 pada Warga di Pusat Perbelanjaan

Polisi Pamekasan & Pengasuh Ponpes Miftahul Ulum Panyepen Bahas Persiapan Pesantren Tangguh Covid-19

Biaya Rapid Test di RSU Mohammad Noer Pamekasan Hanya Rp 350 Ribu, Khusus untuk Pasien Covid-19

Koordinator P4TKI Pamekasan, Hari Sarjana Saputra mengatakan, kebijakan penghentian proses penempatan PMI ini, semata-mata untuk melindungi keselamatan calon PMI dari wabah virus corona.

Penghentian penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) tersebut kata dia sudah dimulai sejak dikeluarkannya surat edaran dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) tanggal 24 Maret 2020.

"Penghentian ini berlaku sampai dengan adanya kebijakan baru dari Kementerian Ketenagakerjaan," kata Hari Sarjana Saputra.

Hari Sarjana Saputra juga menginformasikan, di tengah proses penghentian sementara ini, BP2MI tetap melaksanakan pelayanan perlindungan secara online.

BP2MI, kata dia juga tetap melaksanakan pelayanan kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menghadapi masalah yang menjadi tugas dan fungsi sesuai ketentuan yang berlaku.

"Dalam melaksanakan pelayanan kepulangan PMI, BP2MI menerapkan asas-asas pencegahan penyebaran Covid-19 sesuai standar yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan," tutupnya.

10 Ribu Santri Kembali Mondok di Kota Malang, 46 Pondok Pesantren Wajib Screening Ketat

 

Sambut New Normal, Pemkab Trenggalek Siapkan Standar Operasional Pariwisata & SOP Protokol Kesehatan

Cerita Pengelola Wisata Kampoeng Toron Samalem Pamekasan, Alami Kerugian Rp 200 Juta Akibat Covid-19

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved