Viral Gajah Mati Usai Makan Buah Berisi Mercon, 1 Pelaku Ditangkap, Simak Fakta Selengkapnya

Tersangka kasus gajah mati berdiri di sungai akibat buah yang berisi mercon di India ditangkap oleh polisi setempat. Dua di antaranya masih dikejar

Editor: Aqwamit Torik
Kolase TribunMadura.com (Sumber : ANI via REUTERS dan Facebook/Mohan Krishnan
Gajah mati berdiri di sungai setelah memakan buah yang berisi mercon di India 

TRIBUNMADURA.COM, INDIA - Tersangka kasus gajah mati berdiri di sungai akibat buah yang berisi mercon di India ditangkap oleh polisi setempat.

Namun dua di antaranya masih dalam pengejaran.

Polisi mengaku masih melakukan perburuan terhadap tersangka lainnya.

Tersangka dikabarkan juga mengakui dirinya menempatkan buah berisi mercon.

Seekor gajah di India mati akibat memakan buah-buahan yang sudah dipasang petasan.

Bahan peledak ini memang sengaja dipasang sebagai jebakan untuk mengusir hewan itu dari kawasan perkebunan.

Terlihat Lugu dan Menangis saat Video YouTube Bermasalah, Sifat Asli Kekeyi Dibongkar Pakar Ekspresi

Beredar Kabar Pasien Covid-19 Perempuan di Kabupaten Malang Keluyuran, Kapolsek Lawang: Tidak Benar

Setelah melakukan penyelidikan, kepolisian India akhirnya berhasil menangkap seorang pekerja perkebunan sebagai pelaku dalam kasus gajah mati makan petasan.

Sementara itu dua orang lainnya masih diburu polisi.

Hal itu diungkapkan pihak berwenang pada Sabtu (6/6/2020) sebagaimana diberitakan AFP.

Gajah yang sedang bunting itu mati pekan lalu di selatan Negara Bagian Kerala.

Mamalia itu menjadi korban terbaru dari konflik antara manusia dan hewan di Asia Selatan, seiring semakin banyaknya hutan yang digunduli akibat perluasan kota.

Rekaman video yang beredar memperlihatkan gajah itu berdiri di sungai selama berjam-jam dengan mulutnya yang terluka parah dan belalainya terendam di air. 

Gajah itu kemudian mati perlahan.

Pelaku bernama P Wilson ditangkap pada Jumat (5/6/2020) setelah diduga menempatkan buah-buahan berisi bahan peledak untuk mengusir hewan-hewan, terutama babi hutan, dari perkebunan karetnya.

Halaman
12
Sumber: TribunStyle.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved