Virus Corona di Surabaya

Pemkot Surabaya Siapkan 96 Bed Khusus untuk Pasien Covid-19 Dewasa di Rumah Sakit Rujukan

Ketersediaan bed di rumah sakit rujukan di Kota Surabaya dipastikan aman. Pasien Covid-19 akan mendapatkan perawatan lebih lanjut.

TRIBUNMADURA.COM/SUGIHARTO
Ilustrasi - Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meninjau kesiapan Rumah Sakit Darurat yang ada di Museum Darurat Surabaya, Jumat (22/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya memastikan ketersediaan bed di rumah sakit rujukan di Kota Surabaya dalam kondisi aman.

Oleh karena itu, pasien Covid-19 yang harus dirujuk ke rumah sakit tidak akan mendapatkan kesulitan dan akan mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita mengungkapkan ada sekitar 96 bed khusus orang dewasa yang saat ini tersedia.

"Dan tujuh bed khusus anak-anak ini dalam keadaan kosong, jadi kalau misalnya mau merujuk sudah tidak ada kesulitan," kata Feny, sapaan akrabnya.

Norma Baru dan New Normal Saling Berkaitan, Pakar Psikologi Unair Sebut Harus Ada Sistem yang Jelas

PSBB Surabaya Raya Berakhir, Bupati Gresik Usulkan New Normal dengan Penegakan Protokol Kesehatan

Jadwal Acara TV Trans TV RCTI SCTV GTV Indosiar ANTV TRANS 7 Selasa 9 Juni 2020, Ada Film Entourage

Febria Rachmanita menjelaskan, rujukan yang dimaksud itu hanya untuk antar rumah sakit di Kota Surabaya dan bukan dari luar daerah.

"Saya rasa kemarin sudah kesepakatan dari Koorwil PERSI, bahwa mereka harus memanfaatkan rumah sakit setempat," ungkapnya.

Jumlah keseluruhan bed di rumah sakit di Kota Surabaya yang dikhususkan untuk merawat pasien Covid-19 ada 455 yang bertekanan negatif.

Sedangkan sekitar 300 bed itu difungsikan untuk non tekanan negatif atau natural menggunakan Exhaust Fan.

"RS Husada Utama ada 71 tempat tidur di luar lantai 13-14 yang rencana penambahan kurang lebih 200, di luar itu," tambah Feny.

Kepala Dinas Kesehatan itu menyebut, di rumah sakit rujukan di Surabaya dilakukan pemisahan tempat antara pasien Covid-19 dengan yang non Covid-19. Ini juga berlaku bagi pasien yang dirawat di IGD rumah sakit.

Sedangkan khusus yang di Asrama Haji Surabaya, saat ini sudah terisi sekitar 126 dari total 359 ruang isolasi yang disediakan. Pemkot memang menyulap tempat ini untuk merawat pasien orang tanpa gejala atau OTG Confirm.

PSBB Surabaya Raya Tak Diperpanjang, Surabaya Terapkan Masa Transisi 14 Hari Menuju New Normal

Masa Transisi Menuju New Normal di Surabaya, Risma Siapkan Protokol Kesehatan yang Lebih Detil

Ramalan Zodiak Selasa 9 Juni 2020, Aquarius Sibuk, Cancer Beri Perhatian Khusus pada Orang Tercinta

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved