Breaking News:

New Normal di Banyuwangi

Strategi Banyuwangi Siapkan Pariwisata Era New Normal, Pemkab Ajak BUMN Kolaborasi Destinasi Sehat

Kabupaten Banyuwangi terus melakukan simulasi di sektor pariwisata guna menyambut era new normal sembari menunggu komando pemerintah pusat.

Penulis: Haorrahman Dwi Saputra | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/HAORRAHMAN DWI SAPUTRA
Satu di antara destinasi wisata di Banyuwangi. 

TRIBUNMADURA.COM, BANYUWANGI - Kabupaten Banyuwangi terus melakukan simulasi di sektor pariwisata guna menyambut era new normal sembari menunggu komando pemerintah pusat.

Selain memastikan protokol kesehatan berjalan baik, Kabupaten Banyuwangi juga mengajak BUMN terlibat mendukung pariwisata new normal.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas pun mengajak sejumlah pimpinan BUMN yang mempunyai bisnis dan kantor cabang di Banyuwangi untuk mengunjungi Agrowisata Taman Suruh (AWT) di Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (9/6/2020).

Kunjungan itu menjalankan protokol kesehatan.

UPDATE CORONA di Sampang 10 Juni: Bertambah 4, Ada Pasien Covid-19 dari Klaster McDonalds Surabaya

Suasana Tunjungan Plaza Surabaya di Hari Pertama Transisi New Normal, Foodcourt Ramai Pengunjung

VIRAL Pria Curhat Tagihan Listrik 20 Juta, Bermula dari Bengkel Didatangi PLN, Sedih Harus Lunasi

“Kami memahami saat ini perekonomian sedang berat, tidak hanya dirasakan masyarakat, tapi juga BUMN. Namun Banyuwangi melihat ada peluang yang sangat baik bagi BUMN untuk berkolaborasi dalam pariwisata di era new normal,” kata Abdullah Azwar Anas.

”Semakin cepat pemulihan ekonomi, tentu dampak positifnya juga ke BUMN. Misalnya, bank BUMN, pembiayaan bisa kembali mengucur,” imbuh Abdullah Azwar Anas.

Rapat kolaborasi Pemkab Banyuwangi dan BUMN itu digelar di Agrowisata Tamansuruh di tengah lahan 10,5 hektar dengan pemandangan yang indah dan hawa sejuk di kaki Gunung Ijen.

Dikonsep agro-tourism, destinasi itu menampilkan beragam pertanian Banyuwangi, mulai padi hitam organik hingga beragam buah dan sayur organik. Lahan ini juga sebagai tempat edukasi pertanian.

Pemandangannya juga indah, komplit mulai pegunungan, sawah, hingga Selat Bali yang bisa dilihat dari ketinggian. Udaranya pun sejuk berlimpah oksigen.

“Menyambut pariwisata new normal, selain menerapkan protokol kesehatan yang ketat, kami mengonsep Agrowisata Tamansuruh ini sebagai destinasi wisata terbatas dengan konsep healthy living. Sangat pas hawa dan suasananya,” urai Anas.

Anas pun mengajak BUMN terlibat dalam pengembangan agrowisata tersebut.

Misalnya, dengan membikin guest house dengan standar baik, penyediaan makanan dan minuman sehat hingga pengembangan kebun tanaman organik.

Ramalan Zodiak Cinta Rabu 10 Juni 2020, Cancer Mesra, Taurus Terperangkap Dalam Hubungan Misterius

Kronologi Warga Pegirian Surabaya Bawa Pulang Jenazah Covid-19, Bermula saat Keluarga Berunding

Driver Ojol Wanita Korban Jambret di Surabaya Positif Corona, Keluarga Sempat Tak Terima Diagnosa RS

“Yang namanya kolaborasi, harus saling menguntungkan, yaitu menguntungkan masyarakat dan menguntungkan BUMN. Cara ini bisa menjadi role model recovery membangkitkan perekonomian khususnya di bidang pariwisata. Juga untuk menumbuhkan semangat bersama setelah kita terpuruk akibat pandemi Covid-19,” kata Anas.

Dalam kesempatan itu juga dipraktikkan protokol kesehatan ketat di destinasi wisata. Petugas melakukan pengecekan suhu tubuh kepada setiap pengunjung, menyemprotkan handsanitizer, dan mempersilakan mencuci tangan sebelum memasuki area destinasi.

Petugasnya pun tertib menggunakan alat perlindungan diri, seperti masker, face shield, dan sarung tangan.

“Jumlah pengunjung akan dibatasi. Saat ini sedang disiapkan aplikasi pembelian tiket online, agar bisa mengontrol kuota pengunjung. Apabila kuotanya sudah penuh, otomatis tidak bisa lagi membeli tiket masuk,” tambah Anas.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved