Breaking News:

Berita Surabaya

Konten Video Youtuber Madura Telanjur Viral, si Pembuat Malah Terancam Dipenjara Karena Hal Fatal

Youtuber asal Madura Lutfi Holy (34) ditangkap anggota Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/LUHUR PAMBUDI
Rilis kasus Youtuber asal Madura, Lutfi Holy (34) di Polda Jatim, Kamis (11/6/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Anggota Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim menangkap seorang Youtuber asal Madura, Lutfi Holy (34).

Warga Kabupaten Pamekasan itu ditangkap Polda Jatim lantaran mengunggah sebuah konten video bernuansa ujaran kebencian terhadap salah satu etnis.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan, Youtuber itu terbukti membuat sebuah konten video bernuansa ujaran kebencian dan SARA berdurasi 10 menit 4 detik.

Bangku di Pinggir Jalan Ijen Kota Malang Ditutupi Palang Bambu, Warga Tak Lagi Bisa Berkerumun

Terminal Purabaya Kembali Beroperasi, Terapkan Bangku Bus Berjarak Meski Batasan Penumpang Dihapus

Dinsos Pamekasan Sosialisasi KKS dengan PPKH dan KPM PKH Kadur, Minta Penerima Pegang Kartu Sendiri

Video tersebut, kata Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, diunggah disebuah akun channel Youtube bernama Lutfi Holi.

Belakangan diketahui, Holi membuat konten video tersebut di sebuah kamar hotel di Kabupaten Pamekasan, Kamis (19/3/2018) silam.

"Diketahui pada tanggal 19 Maret 2019 lalu di salah satu hotel," ujarnya di Aula Gedung Humas Mapolda Jatim, Kamis (11/6/2020).

Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menerangkan, konten video yang dibuat Holy terbilang fatal dan berpotensi menimbulkan konflik horizontal.

Pasalnya, Holy mengulas sejumlah informasi yang belum dapat diuji keabsahannya tentang etnisitas suatu suku di Indonesia.

"Ini sangat berpotensi sekali adanya kegaduhan," ungkap Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.

Rilis kasus Youtuber asal Madura, Lutfi Holy (34) di Polda Jatim, Kamis (11/6/2020).
Rilis kasus Youtuber asal Madura, Lutfi Holy (34) di Polda Jatim, Kamis (11/6/2020). (TRIBUNMADURA.COM/LUHUR PAMBUDI)

Ending Drama Korea Born Again, Cheon Jong Beom Akhirnya Punya Alasan Hidup pada Detik-Detik Terakhir

Pasar Krempyeng Gresik Ditutup Mendadak oleh Gugus Tugas, Pedagang dan Pengelola Mengaku Kecewa

"Di mana ini menunjukkan simbol-simbol identitas suatu daerah, kemudian dibandingkan di daerah lain," ujar mantan Kapolres Purwakarta itu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved