Breaking News:

Virus Corona di Malang

Rapid Test Covid-19 Ketiga Bisa Jadi Penentu Keputusan Penutupan Sementara Pasar Lawang di Malang

Pelaksanaan rapid test Covid-19 ketiga bisa jadi penentu keputusan penutupan sementara Pasar Lawang Malang.

TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Ilustrasi petugas medis melakukan rapid test kepada pedagang di Pasar Lawang, Kabupaten Malang beberapa waktu lalu. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Wacana penutupan sementara Pasar Lawang Malang menghadapi banyak pertimbangan.

Salah satunya menunggu pelaksanaan rapid test Covid-19 yang akan dilaksanakan ketiga kalinya.

"Pasar Lawang itu dua kali dilaksanakan rapid test. Memang 26 orang dinyatakan reaktif. Sekarang yang reaktif itu sedang melaksanakan isolasi mandiri, sambil menunggu pelaksanaan swab. Nanti itu akan dilaksanakan lagi rapid test juga," ujar Wakil Komandan Satgas New Normal Life Kabupaten Malang, AKBP Hendri Umar, ketika dikonfirmasi, Rabu (10/6/2020).

Pelaksanaan rapid test yang direncanakan digelar pada Kamis (11/6/2020) itu bisa jadi penentu keputusan penutupan sementara pasar yang berlokasi di perbatasan Kabupaten Pasuruan itu.

Pembatasan Sosial Berskala Lokal di Malang Utara Masih Dibahas, akan Diterapkan di 3 Kecamatan Ini

Pemilik Bengkel Las, Teguh Wuryanto Harus Lunasi Tagihan Listrik PLN Rp 20 Juta, Pembayaran Dicicil

Besok KA Jarak Jauh Sudah Mulai Beroperasi, Calon Penumpang Kereta Api Harus Patuhi Syarat Ini

"Jadi kami tidak menyatakan pasar itu akan ditutup sama sekali (total) saat ini, tapi melihat hasil rapid test berikutnya," kata pria yang juga menjabat sebagai Kapolres Malang ini.

AKBP Hendri Umar menyatakan, jika pada akhirnya Pasar Lawang ditutup sementara, para pedagang yang dihimpun melalui paguyuban pedagang akan sadar.

"Karena kesadaran masyarakat di sana sudah semakin meningkat, mereka juga tidak mau berisiko memaksa berjualan karena adanya yang reaktif," beber pria kelahiran Solok, Sumatera Barat itu.

Mantan Kasubbag Bungpol Sripim Polri ini menyarankan, agar Pemkab Malang berdiskusi dengan pihak paguyuban Pasar Lawang guna menghasilkan keputusan yang solutif.

"Akan ada kesepakatan lebih lanjut dari paguyuban, Muspika Lawang dan Pemkab Malang," kata AKBP Hendri Umar.

Sementara itu, Camat Lawang, Mumuk Hadi Martono menyarankan agar Pasar Lawang ditutup sementara.

Halaman
12
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved