Breaking News:

Virus Corona di Blitar

Santri Ponpes di Kota Blitar Diminta Isolasi Mandiri Selama Seminggu Jika Ingin Kembali Mondok

Proses pembelajaran di Pondok Pesantren di Kota Blitar akan dibuka kembali saat pemberlakuan new normal di masa pandemi Covid-19.

istimewa
Santri dan wali santri menjalani pemeriksaan ketika datang di Ponpes Tarbiyatul Fallah, Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Senin (8/6/2020) lalu. 

TRIBUNMADURA.COM, BLITAR - Proses pembelajaran di Pondok Pesantren di Kota Blitar akan dibuka kembali saat pemberlakuan new normal atau normal baru di masa pandemi Covid-19.

Pembelajaran di ponpes tetap dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo mengatakan, untuk sektor pendidikan yang mulai dibuka kembali saat pemberlakuan normal baru, yaitu, proses pembelajaran di Pondok Pesantren.

Hari Ketiga Transisi New Normal, 6 Mal Surabaya Perpanjang Jam Operasional dan Pasang Sekat Pembatas

Pengaktifan Panwascam dan PKD Pilkada Sumenep 2020 Tunggu Keputusan Bawaslu RI

3 Kepala Daerah Surabaya Raya Tandatangani Komitmen Bersama, Sepakat Jalani 5 Poin Tangani Covid-19

"Pembelajaran di ponpes akan dibuka lagi dengan syarat tetap menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19," kata Hakim, Kamis (11/6/2020).

Dikatakannya, saat ini, para pengelola Pondok Pesantren diminta menyiapkan sarana prasarana penerapan protokol kesehatan di lingkungan Pondok Pesantren.

Ponpes juga harus membentuk Gugus Tugas di lingkungan Pondok Pesantren.

"Nanti akan dibentuk ponpes tangguh, tiap pondok menyiapkan satgas dari kelompok santri. Satgas ini bertugas mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan di lingkungan Pondok Pesantren," ujarnya.

Tak hanya itu, kata Hakim, sebelum memulai pembelajaran, para santri harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Pengelola diminta menyiapkan tempat isolasi mandiri untuk para santri di lingkungan Pondok Pesantren.

"Kedatangan santri diatur secara bertahap. Misalnya, santri perempuan datang dulu dan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di pondok. Setelah itu, giliran santri laki-laki masuk dan isolasi mandiri dulu," katanya.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved