Breaking News:

Virus Corona di Gresik

Jangan Coba-Coba Tak Pakai Masker di Gresik, Ada Hukuman yang Menanti Jika Ketahuan Langgar Aturan

Ada dua sanksi yang diterima Kabupaten Gresik apabila tidak menggunakan masker selama pandemi virus corona.

Shutterstock
ilustrasi - Jangan Coba-Coba Tak Pakai Masker di Gresik, Ada Hukuman yang Menanti Jika Ketahuan Langgar Aturan 

Satu orang hanya boleh membeli karet sepanjang 30 meter yang dijual seharga Rp 22 ribu.

Selain itu, bahan baku kain yang berwarna putih, abu-abu dan biru langka.

Hal itu tidak menyurutkan niatnya untuk memproduksi masker.

Masker buatannya hanya dijual Rp 2 ribu saja. Mendapat respon positif dari para pembeli di Gresik maupun luar kota.

"Di Lamongan ada pesanan 2.000 masker, di Semarang ada 1.000 masker," terangnya.

Dia pun bisa memperkerjakan lagi para pegawainya di tengah pandemi.

Salah satu pengusaha muda di bisnis kopi, Ilham Alfin Saputra (24) juga mulai menjajakan masker ke para pengusaha kopi di Gresik.

Tujuannya, agar tetap buka namun tetap menjaga situasi di tengah pandemi.

Dia bekerja sama dengan pengrajin songkok untuk prodiksi masker agar usaha tetap eksis.

Ia bercita-cita agar tidak sampai merumahkan atau memutus kontrak para pegawainya.

Alasan keduanya menjual masker seharga Rp 2 ribu berawal dari keprihatinan.

"Masker saat ini dibutuhkan, masker murah tetapi tetap berkualitas," terangnya.

Selain masker, mereka juganakan membantu tenaga medis untuk penyediaan Alat Pelindung Diri (APD).

"Kolaborasi kita dalam waktu dekat juga akan produksi APD untuk rumah sakit di Gresik," pungkasnya. (wil)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved