Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Wali Kota Risma Bersama Kapolda Jatim Launching 34 Kampung Tangguh Semeru Wani Jogo Suroboyo

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Muhammad Fadil Imran melaunching 34 Kampung Tangguh Semeru Wani Jogo Suroboyo.

TRIBUNMADURA.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Wali kota Surabaya, Tri Rismaharini bersama Kapolda Jatim menghadiri launching Kampung Tangguh di Sidotopo, Surabaya. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pukulan kentong secara serentak di wilayah RW IV Kelurahan Sidotopo, Surabaya, menandai dilaunchingnya Kampung Tangguh Semeru Wani Jogo Suroboyo di wilayah Surabaya utara, Kamis (11/6/2020).

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Muhammad Fadil Imran melaunching 34 Kampung Tangguh Semeru Wani Jogo Suroboyo dan dua pondok pesantren.

Acara ini berlangsung di Kampung Tangguh Semeru Wani Jogo Suroboyo, RW IV, Kelurahan Sidotopo Kecamatan Semampir, Surabaya, Kamis (11/6/2020).

“Kami sudah memiliki kesepakatan dengan para RW, lurah serta camat. Dari 1.390 RW di Surabaya kami sudah membuat embrio (kampung tangguh) 1.339 RW,” kata Tri Rismaharini saat sambutan.

Ramalan Zodiak Cinta Jumat 12 Juni 2020, Cancer Makin Dekat dengan Kekasih, Taurus Jangan Menghakimi

Ramalan Zodiak Jumat 12 Juni 2020, Hari Ini Sebagai Titik Balik Virgo Dalam Kehidupan, Cancer Bosan

Tambah 12 Kasus Positif Corona di Kota Malang, 1 Pasien Covid-19 Sembuh dan 1 Orang Meninggal Dunia

Kampung Tangguh Semeru Wani Jogo Suroboyo yang terletak di Kecamatan Asemrowo terdiri dari enam RW, kemudian di Kecamatan Semampir sebanyak tujuh RW.

Selanjutnya di Kecamatan Krembangan dengan total lima RW. Lalu, di Kecamatan Pabean Cantikan berjumlah enam RW, di Kecamatan kenjeran lima RW serta di Kecamatan Bulak dengan total lima RW.

Sedangkan dua pesantren tangguh yang dilaunching itu adalah, Darul Ubudiyah Raudhatul Muttaallim, Jalan Jatipurno Semampir, Surabaya dan Pondok Pesantren Tanfidzul Quran di Jalan Wonosari Tegal Wonokusomo Semampir.

Kampung Tangguh Semeru Wani Jogo Suroboyo melibatkan penuh warga untuk menjaga lingkungannya dalam memutus mata rantai penularan Covid-19.

Gerakan berbasis RW ini juga kian massif dilakukan pasca PSBB dan memasuki transisi new normal di Surabaya.

9 Hari Beroperasi, RS Darurat Covid-19 Jatim Tampung 67 Pasien, 25 Sembuh, 40 Orang Masih Dirawat

Jadwal Acara TV ANTV SCTV GTV RCTI Net TV Trans TV Jumat 12 Juni 2020, Ada Film Angels & Demonds

Update Corona di Jatim, Kasus Positif Covid-19 Tembus 7.096, Surabaya Masih Penyumbang Tertinggi

“Mudah-mudahan suatu saat nanti Surabaya bisa bebas dari Covid-19,” ungkap Wali Kota perempuan pertama di Surabaya itu.

Kapolda Jatim, Irjen Pol M Fadil Imran dalam sambutannya mengungkapkan, upaya semacam ini penting dilakukan agar Surabaya segera keluar dari situasi wabah. Hadirnya kampung tangguh ini, diyakini banyak sekali manfaatnya, diantaranya diharapkan dapat terus mendisiplinkan protokol kesehatan guna menekan potensi penularan.

“Saya yakin ikhtiar kita ini cepat membuat Surabaya keluar dari masalah Covid-19. ke depan kita bersama-sama dapat memaksimalkan lagi fungsinya (kampung tangguh),” kata dia.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved