Breaking News:

Virus Corona di Malang

Angka Rt New Normal Malang Raya Belum Ideal, Kepala Daerah Diminta Tegas Terapkan Protokol Kesehatan

Angka rate of transmition (Rt) Malang Raya masih 1,2, masih di atas batas ideal Rt standar World Health Organization (WHO) untuk penerapan new normal

angellodeco/Shutterstock
ilustrasi - Angka Rt New Normal Malang Raya Belum Ideal, Kepala Daerah Diminta Tegas Terapkan Protokol Kesehatan 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Satgas Covid-19 Universitas Brawijaya menyampaikan jika angka rate of transmition (Rt) Malang Raya masih 1,2.

Satgas Covid-19 Universitas Brawijaya menyebut, angka itu masih di atas batas ideal Rt standar World Health Organization (WHO) untuk penerapan new normal yakni di bawah 1.

“Malang Raya saat ini masih di atas 1, persisnya 1,2. Kalau Kota Malang saja 0,8,” ucap Ketua Satgas Covid-19 Universitas Brawijaya, dr Aurick Yudha Nagara, Minggu (14/6/2020).

Beredar Kabar Jenazah Pasien Covid-19 Tak Dimandikan sesuai Kaidah Agama, RSUD Pamekasan Menepis

ASN di Kota Batu Positif Virus Corona, Warga Resah Karena Pasien Masih Beraktivitas di Luar Rumah

Uji Coba Pengetatan Sosial di Singosari Malang, Diberlakukan Satu Pintu Masuk via Jalan Tumapel

Dia menjelaskan, angka 1,2 itu diperoleh dari kasus positif virus coorna setiap hari dan tingkat penularannya.

Perhitungan Rt tersebut dilakukan sejak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Malang Raya berakhir yakni 31 Mei sampai 10 Juni 2020.

“Variabelnya ada onset, lalu terklaster contohnya di Malang ini ada berapa klaster itu dimasukan rumus nanti itu dirata-ratakan,” katanya.

Aurick mengatakan, dua klaster yang membuat Rt Malang Raya berada di angka 1,2 adalah Giripurno, Kota Batu dan Lawang di Kabupaten Malang.

Ditambah tracing yang buruk membuat transmisi lokal tidak terlacak secara baik.

Sebelum Kembali ke Pondok Pesantren Gontor, 250 Santri asal Malang Raya Jalani Rapid Test

Mobil Pikap Terguling di Tol Surabaya-Sidoarjo, Ribuan Ikan Segar Muatannya Tumpah Ruah ke Jalan

“Tracing jelek kemarin diskusi dengan teman-teman ahli Epidimiologi itu,” katanya.

Aurick memperkirakan, masa transisi new normal akan ditambah sebab Rt Malang Raya belum menyentuh angka 1.

Dia pun memberi saran agar kepala daerah mengambil langkah tegas tentang penerapan protokol kesehatan dan mencegah kerumunan.

“Kemungkinan diperpanjang. Kalau lihat timelinenya ada dua, empat sampai delapan Minggu," kata dia.

"Bisa juga dipertahankan seperti ini jadi balik ke operasi gabungan, ke kafe-kafe,” tutupnya.

Sebagai informasi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memperpanjang masa transisi new normal di Malang Raya dari semula 31 Mei-6 Juni menjadi 7-13 Juni 2020.

Perpanjangan ini disebabkan angka Rt Malang Raya belum sesuai rekomendasi WHO.

Universitas Airlangga Surabaya Temukan Obat Virus Corona, Mulai Produksi Ratusan Ribu Obat Covid-19

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved