Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Satu Keluarga di Surabaya Diisolasi di Rumah Sakit Gara-Gara Bawa Paksa Jenazah Pasien Virus Corona

Kasus pengusutan pengambilan pengambilan paksa jenazah pasien virus corona atau Covid-19 di RS Paru Karang Tembok Surabaya terus berlanjut.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/LUHUR PAMBUDI
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko saat ditemui di Mapolda Jatim, Jumat (22/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Polda Jatim terus mengusut empat orang tersangka pengambilan paksa jenazah pasien virus corona atau Covid-19 di RS Paru Karang Tembok Surabaya.

Jenazah pasien virus corona itu diambil paksa empat tersangka, yang tak lain adalah anggota keluarganya.

Keempat orang tersangka itu di antaranya, MI (28), MA (25), MK (23) dan MBP (22).

Jenazah Pasien Covid-19 Diambil Paksa Keluarga, Pelaku Ungkap Permintaan Maaf Meski Diproses Hukum

Jenazah PDP Covid-19 di Surabaya Diduga Dibalut Pakai Popok, Warga Ancam Laporkan Pihak Rumah Sakit

Jenazah Pasien Covid-19 Diambil Paksa dari Rumah Sakit, 4 Orang Terancam Dipenjara di Atas 5 Tahun

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, keempat tersangka itu terkategori sebagai orang dengan risiko (ODR).

Untuk sementara waktu, mereka diisolasi di sebuah ruang yang disediakan oleh Polda Jatim di RS Bhayangkara Surabaya.

"Iya di RS Bhayangkara," ujarnya saat dikonfirmasi TribunMadura.com, Senin (15/6/2020).

Trunoyudo menegaskan, pengusutan kasus tersebut tetap dalam penguasaan penuh dari Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Namun, kasus itu dalam pantauan teknis penyidikan oleh Ditreskrimum Polda Jatim.

"Back up teknis. Proses penyelidikan dan penyidikannya," katanya.

Dokter di Bangkalan Meninggal Dunia, Punya Gejala Klinis Covid-19 setelah Gambaran Paru Pneumonia

Satu Keluarga di Malang Terinfeksi Virus Corona, Diduga Tertular dari Bapak yang Lebih Dulu Covid-19

Kendati begitu, mantan Kapolres Purwakarta itu menegaskan, aparat akan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan preventif dalam mengatasi potensi kasus serupa.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved