Virus Corona di Bangkalan

Update Virus Corona di Bangkalan, Dalam Lima Hari Bertambah 31 Pasien Positif Covid-19

Perkembangan kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Bangkalan menunjukkan angka mengkhawatirkan dalam lima hari terakhir.

istimewa
Update Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Bangkalan menunjukkan angka terkonfirmasi positif Covid-19 menunjukkan angka 140 orang, Selasa (16/6/2020) malam 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Perkembangan kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Bangkalan menunjukkan angka mengkhawatirkan dalam lima hari terakhir.

Seperti yang diunggah Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bangkalan pada bangkalan.go.id, Selasa (16/6/2020) malam.

Tercatat angka pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 140 orang.

Lima hari sebelumnya, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 masih berada di angka 109 orang pada Jumat (12/6/2020) malam.

Uang Rp 1000 Koin Gambar Kelapa Sawit Viral Dibandrol Hingga Jutaan Rupiah, Kolektor Angkat Bicara

Sinopsis The Swindlers, Film Korea Diperankan Hyun Bin, Aksi Para Penipu demi Satu Misi Besar

Sinopsis Drama Korea While You Were Sleeping, Diperankan Lee Jong Suk, Bae Suzy, hingga Jung Hae In

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 RSUD Syamrabu Bangkalan dr Catur Budi mengungkapkan, lonjakan secara signifikan angka pasien positif Covid-19 merupakan hasil dari kegiatan uji Swab dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dilakukan secara massal.

"Kami menerjunkan mobil Swab PCR massal, itu yang mendongkrak. Justru bagus karena cepat terdeteksi," ungkap dr Catur kepada Surya.

Lonjakan secara signifikan dalam lima hari terakhir juga tercatat pada jumlah Orang Dalam Resiko (ODR) yang mencapai 144 orang. Total jumlah ODR di Bangkalan kini mencapai 20.223 orang.

Orang Dalam Pengawasan (ODP) kini berjumlah 1.033 orang.

Lima hari sebelumnya masih berada di angka 991 orang.

Dr Catur menjelaskan, saat ini penularan Covid-19 di Kabupaten Bangkalan sudah menyebar di tengah masyarakat lokal.

Artinya, seseorang bisa terinfeksi tanpa harus bepergian ke luar wilayah atau bertemu dengan orang asing dari luar wilayahnya.

"Klaster penularannya sudah campur, tidak hanya dari warga luar.

Ada yang tertular dari keluarga," jelasnya.

Karena itu, lanjutnya, ia mengimbau masyarakat Bangkalan untuk lebih patuh dalam menerapkan protokol kesehatan guna menekan meluasnya penularan.

"Tapi ternyata tidak mudah," pungkasnya. (TribunMadura.com/Ahmad Faisol)

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved