Breaking News:

Berita Surabaya

Pengunjung Tempat Hiburan Malam di Surabaya Terjaring Razia Satpol PP, Abaikan Protap Kesehatan

Pengunjung tempat hiburan malam di Kota Surabaya terjaring razia petugas gabungan Satpop PP Surabaya.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
petugas Satpol PP Surabaya melakukan pendataan ketika menggelar razia di tempat hiburan, Kamis (17/6/2020) malam. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sejumlah pengunjung tempat hiburan malam di Kota Surabaya terjaring razia petugas gabungan Satpol PP Surabaya.

Para pengunjung itu terjaring razia karena mengabaikan protokol kesehatan saat mengunjungi tempat hiburan malam tersebut.

Saat datang ke tempat hiburan malam, mereka tampak tak memakai masker.

Tempat Hiburan Malam di Surabaya Didatangi Satpol PP, Petugas Cek Protokol Kesehatannya di Lokasi

Satu Tempat Hiburan Malam di Surabaya Ditutup Satpol PP, Pemilik Dinilai Abaikan Protokol Kesehatan

Demi Nikahi Istri Siri, Pemuda Lamongan ini Tinggalkan Siswi SMP yang Hamil Anak Kandungnya

Petugas Satpol PP Surabaya menyita KTP mereka, sebagaimana sanksi yang dimuat dalam Perwali nomor 28 tahun 2020.

Bagi mereka yang melanggar protokol kesehatan dan tidak membawa KTP, langsung diangkut menggunakan truk Satpol PP Surabaya untuk diproses lebih lanjut.

"Ada 4 pengunjung yang tidak mengenakan masker dan juga tidak membawa identitas," kata Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Surabaya, Pieter Frans Rumaseb, Kamis (18/6/2020) malam.

"Kita amankan mereka ke Satpol PP untuk pemeriksaan lebih lanjut," sambung dia.

"Sementara 7 lainnya kita tilang dan sita KTPnya," lanjutnya.

Petugas Satpol PP saat menyecek tempat hiburan malam di Surabaya, Kamis (19/6/2020).
Petugas Satpol PP saat menyecek tempat hiburan malam di Surabaya, Kamis (19/6/2020). (TRIBUNMADURA.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA)

UPDATE Kasus Covid-19 di Kota Batu 18 Juni 2020: Tujuh Pasien Dinyatakan Sembuh dalam Waktu Sehari

Pieter Frans Rumaseb mentatakan, selain tak menggunakan masker, mereka juga mengabaikan physical distancing.

Mereka yang diangkut oleh aparat penegak Perda itu, langsung diproses.

Pieter menuturkan, KTP akan disita 14 hari. Kemudian, bakal ada tindaklanjut lain yang secara administratif diterapkan.

Tempat hiburan malam di kawasan jalan Kenjeran ini langsung ditutup oleh Satpol PP Surabaya.

Di pintu masuk sudah diberi tanda khusus yang menunjukkan jika tempat tersebut melanggar ketentuan.

Hal itu dilakukan mengingat banyaknya ketentuan protokol kesehatan yang diabaikan dalam masa transisi new normal di Surabaya.

Regulasi yang dipakai dalam tatanan kehidupan baru ini menekankan pentingnya hal itu untuk menekan potensi penularan virus corona atau Covid-19.

tempat hiburan malam di Kota Surabaya yang ditutup Satpol PP, Kamis (18/6/2020) malam.
tempat hiburan malam di Kota Surabaya yang ditutup Satpol PP, Kamis (18/6/2020) malam. (TRIBUNMADURA.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA)

Obat Dexamethasone Diklaim Mampu Tingkatkan Peluang Hidup Pasien Covid-19, Ini Fakta-Faktanya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved