Breaking News:

Virus Corona di Malang

Rekor Baru Tambahan Kasus Covid-19 di Kota Malang, Banyak Pasien Berasal dari Klaster Keluarga

Jumlah tersebut merupakan rekor baru tambahan pasien Covid-19 di Kota Malang yang dihitung per hari.

Myriam B / Shutterstock
ilustrasi - Rekor Baru Tambahan Kasus Covid-19 di Kota Malang, Banyak Pasien Berasal dari Klaster Keluarga 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Jumlah kasus positif virus corona atau Covid-19 di Kota Malang dari hari ke hari terus mengalami kenaikan.

Data Covid-19 Kota Malang per tanggal 18 Juni 2020, ada tambahan kasus positif virus corona sebanyak 15 pasien.

Jumlah tersebut merupakan rekor baru tambahan pasien Covid-19 di Kota Malang yang dihitung per hari.

Bank BUMN Jadi Klaster Baru Virus Corona di Tulungagung, Satu Pasien Tulari hingga 13 Orang Lainnya

Pemkot Malang Lakukan Rapid Test di Pasar Induk Gadang, 4 Orang Reaktif dan Diminta Isolasi Mandiri

Warga Malang Kini Mulai Berburu Emas Batangan hingga Perhiasan pada Masa Transisi New Normal

Kabag Humas Pemkot Malang, M Nur Widianto menyampaikan, tujuh orang di antaranya berasal dari klaster keluarga.

Hal tersebut membuat klaster keluarga menjadi salah satu penyebab penyebaran Covid-19 di Kota Malang.

Oleh karenanya, Pemkot Malang berupaya menekan penyebaran dari klaster keluarga tersebut melalui pembentukan tim tracing.

"Lima orang kontak erat dari positif Covid-19 merupakan warga Arjosari," kata M Nur Widianto.

"Dan dua orang yang kontak erat positif Covid-19 dari wilayah Kidul Dalem," jelasnya.

Rapid Test Massal di Pasar Tradisional Sampang, 76 Orang Dinyatakan Reaktif, Diminta Isolasi Mandiri

Sedangkan delapan orang lainnya masing-masing berasal dari daerah Kebalen Wetan.

Lalu, Purwodadi, Lesanpuro, Purwantoro, Sulfat, Permata Jingga, Jalan Peltu Sujono dan Jalan Rawa Pening.

"Dari delapan orang tersebut, hanya dua orang yang melakukan test swab secara mandiri," tambahnya.

Dari data tersebut, maka total kasus positif Covid-19 hingga Kamis 18 Juni 2020 mencapai 126 orang.

Dengan rincian, 9 orang meninggal dunia, 42 orang sembuh dan 75 lainnya sedang menjalani perawatan.

Sedangkan untuk PDP yang menjalani perawatan sebanyak 106 orang, ODR 2.588 orang, OTG 514 orang dan ODP 39 orang.

Sering Dicium Tetangga, Bayi Berusia 35 Hari ini Terinfeksi Virus Corona, Keadaannya Memprihatinkan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved