Karaoke Wiraraja Pamekasan Ditutup

Buntut Pesta Narkoba Room Karaoke Pamekasan, Satpol PP Dituding 'Pasang Badan' PSK di Sejumlah Kasus

Satpol PP Pamekasan dinilai mem-backing Pekerja Seks Komersial (PSK) di Kabupaten Pamekasan.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Satpol PP dan Komisi 1 DPRD Pamekasan melakukan diskusi di Resto Wisata Wiraraja sebelum melakukan penutupan room karaoke, Senin (22/6/2020) siang. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Anggota Komisi 1 DPRD Pamekasan menduga jika  Satpol PP Pamekasan membackingi pekerja seks komersial ( PSK ) di wilayah setempat.

Tudingan itu muncul setelah anggota Komisi 1 DPRD Pamekasan melakukan inspeksi mendadak terhadap sejumlah kasus hiburan yang terjadi di Kabupaten Pamekasan.

Anggota Komisi 1 DPRD Pamekasan, Ali Maskur mengatakan itu dihadapan Kepala Satpol PP Pamekasan, Kusairi, saat melakukan diskusi sebelum melakukan penutupan room karaoke di Resto Wisata Wiraraja, Senin (22/6/2020) siang .

Kepala Dusun di Tulungagung Mundur dari Jabatannya, Didemo Warga Karena Dituding Potong Uang Bansos

Tukang Jagal asal Jombang Bunuh Kekasih Gelap di Kosan, Mengaku Pikir-Pikir Dihukum 14 Tahun Penjara

Sebanyak 110 Perawat di Jawa Timur Terpapar Virus Corona Covid-19, Terbanyak dari Surabaya 

Saat itu, Komisi 1 DPRD Pamekasan bersama personel Satpol PP Pamekasan membahas perihal rencana penyegelan yang akan dilakukan di room karaoke Resto Wisata Wiraraja.

Diskusi kedua pihak cukup alot saat membahas penutupan room karaoke itu, sebab rencana penutupan kali ini, tidak dihadiri oleh pemilik usaha.

Ali Maskur mengatakan, dalam hal penutupan room Karaoke Wisata Wiraraja Pamekasan, Kepala Satpol PP dan personel Satpol PP Pamekasan harus bersih dari segala suap dan backingan.

Berdasar hasil sejumlah sidak yang dilakukan Komisi 1 DPRD Pamekasan, kata dia, pihaknya mendapat laporan kalau Satpol PP Pamekasan diduga membackingi para PSK.

"Sama seperti beberapa kasus sidak yang lalu. Cuma saya anu pak dilindungi Satpol PP pak. Ini PSK yang bilang begini, kan malu Pak Kusairi," kata Ali Maskur dihadapan Kusairi.

Namun menanggapi tudingan itu, Kasatpol PP Pamekasan, Kusairi membantah, bila tudingan yang dituduhkan oleh Ali Maskur tersebut tidak benar.

Pengajuan Sidang Cerai di Pengadilan Agama Surabaya Turun Drastis selama Masa PSBB Surabaya

Dinilai Berisiko Bagi Keselamatan Pengunjung, Tiga Taman di Kota Blitar Dijadikan Taman Pasif

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved