Breaking News:

Berita Surabaya

Polrestabes Surabaya Bongkar Jaringan Pengedar Pil Yarindo yang Efeknya Lebih Bahaya dari Pil Koplo

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya membongkar jaringan pengedar pil Yarindo di Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/FIRMAN RACHMANUDDIN
Satresnarkoba Polrestabes Surabaya membongkar jaringan pengedar pil Yarindo di Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo. 

TRIBUNMADURA.COM - SURABAYA - Satresnarkoba Polrestabes Surabaya membongkar jaringan pengedar pil Yarindo di Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo.

Peredaran pil Yarindo dibongkar unit idik I Satresnarkoba di bawah pimpinan Iptu Raden Dwi Kennardi.

Pengungkapan kasus peredar pil Yarindo berwal dari polisi mengindentifikasi tiga orang pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

10 Youtuber Indonesia dengan Penghasilan Tertinggi, Capai Rp 13 M Per Bulan, Atta Halilintar Berapa?

 

UPDATE CORONA di Kabupaten Kediri 23 Juni, 2 Pasien Sembuh dari Covid-19, Ada Tambahan 1 Kasus Baru

Kembalinya Santri Ponpes Lamongan dan Skenario Gugus Tugas Covid-19, Bakal Gelar Rapid Test Massal

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunMadura.com, ketiga orang itu bernama Bambang Eko Purnomo (40) warga Jalan Surowongso, Desa Karangbong, Gedangan, Sidoarjo, Aris Saputro (27) warga Gedangan Sidoarjo, dan Heru (37) warga Buduran, Sidoarjo.

"Awalnya kami menangkap tiga orang ada alat hisap sabu dan pipet kaca habis pakai. Lalu penggeledahan selanjutnya kami lakukan dan menemukan pil Yarindo ini," kata Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian , Selasa (23/6/2020).

 AKBP Memo Ardian mengatakan, selain pil Yarindo, tersangka ini juga mengedarkan sabu ke kalangan sendiri.

"Ketiganya ini rantai distribusi. HR beli di Ar dan AR beli di BM. Jadi kami tangkap semuanya," tambahnya.

AKBP Memo Ardian menjelaskan, pil Yarindo jarang ada di peredaran narkoba.

BREAKING NEWS - Arab Saudi Buka Kembali Ibadah Haji dengan Jumlah Jemaah Terbatas di Dalam Negeri

Bupati Malang Sanusi Ungkap Cara Mudah Bikin Wastafel Bambu, Sebut Inovasi Protokol Kesehatan Corona

1.629 Pasien Positif Covid-19 di Kota Surabaya Sembuh, Pemkot: Kalau Bahagia Sembuhnya Cepat

Untuk diketahui, pil Yarindo berlogo huruf Y dan memiliki titik di atasnya memberikan efek lebih berbahaya dari pil koplo atau pil dobel L.

"Ini efeknya lebih bahaya. Lebih cepet bikin mabuk orang. Kalau perbandingan tiga pil koplo, satu pil Yarindo efeknya bisa memabukkan. Harganya juga relatif lebih mahal. Sepulih butir bisa sampai 35-50 ribu," lanjut mantan Kasat Reskrim Polres Barelang.

Polrestabes Surabaya masih terus melakukan pengembangan terhadap penyuplai pil tersebut yang disinyalir ada di DKI Jakarta.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved