New Normal di Sumenep

Bank Jatim Cabang Sumenep Gelar Diskusi Membahas Potensi Pariwisata Sumenep Era New Normal,

Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) Cabang Sumenep, Madura menggelar diskusi 'Menakar Potensi Pariwisata Sumenep Dalam Era New Normal'

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Diskusi santai bersama Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi dengan youtober dan blogger muda di Aula Bandara Trunojoyo, Rabu (24/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) Cabang Sumenep, Madura menggelar diskusi santai dengan tema 'Menakar Potensi Pariwisata Sumenep Dalam Era New Normal'.

Ngobrol santai bersama sejumlah peserta rata - rata Youtuber dan blogger muda agar industri pariwisata bisa beradaptasi dalam kondisi 'New Normal' yang timbul dari pandemi Covid-19, di Bandara baru Trunojoyo Sumenep, Rabu (24/06/2020).

Pantauan TribunMadura.com, hadir dalam acara ini Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi, Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait, seperti Dinas Komunikasi dan Informatika, Disparbudpora, Dinas Perhubungan, dan Bappeda.

"Kegiatan ini sudah kami rancang dan sudah diagendakan jauh - jauh hari sebelumnya. Ide dalam diskusi kali ini dibuat karena sebuah keprihatinan kami adanya potensi wisata tercinta kita ini sudah bagus, tapi pengembangan ini masih minim," Kata Pimpinan Bank Jatim Cabang Sumenep, Sigit.

Harg HP Vivo Terbaru pada Juni 2020, Mulai Vivo Y12 Hingga Vivo V17 Pro, Spek Apik Harga Menarik

Terbaru, Daftar Harga Emas pada Kamis 25 Juni 2020, Harga Emas Mulai Turun, Simak Selengkapnya

Harga iPhone Terkini di Akhir Bulan Juni 2020, Mulai iPhone 7, iPhone 8, iPhone SE dan iPhone 11

Sigit mengakui, jika satu - satunya Bandara di Madura hanya ada satu, yakni Trunojoyo Kelas III Sumenep.

Namun katanya, selama wabah Covid-19 bandara ditutup sementara dan dalam era new normal kali ini pihaknya selalu mendukung agar kondisi perekonomian di kota keris kembali normal.

"Memang harapan kita dengan acara ini yang kemarin juga kita sudah diskusikan dengan kepala Bandara ini sudah siap melayani sesuai dengan protokol Covid-19 yang sudah diterapkan oleh Pemerintah," katanya.

Sigit juga menyatakan pembahasan tentang kesiapan menyongsong New Normal di bidang pariwisata akan berlanjut.

Selain itu katanya, ngobrol santai bersama para pelaku usaha youtober dan blogger muda nanti ada jilid kedua dari pada pelaku-pelaku usaha di Sumenep.

"Untuk jilid kedua nanti kita bisa arahkan ke Bank Jatim, disini banyak produk yang bisa dia pakai. Karena dalam sisi hal pembayaran, kemudian dari transaksi non tunai, kredit itu semenit sekarang sudah bisa cair," katanya.

Ditanya bagaimana persiapan dimasa New Normal ini, pihaknya mengaku akan terus mendorong perekonomian di Sumenep agar lebih maju kedepan.

"Tentu hal ini menjadi kewajiban kita dalam rangka memajukan perekonomian Sumenep secara bersama-sama," terangnya.

Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi sangat apresiatif terhadap langkah Bank Jatim Cabang Sumenep ini dalam membantu pemerintah di bidang pariwisata guna menyongsong New Normal.

"Kegiatan yang digelar Bank Jatim Sumenep adalah wujud kepedulian untuk memberikan semangat dalam mengangkat potensi wisata di Kabupaten Sumenep,” kata Wabup Fauzi.

Karena itu katanya, semua elemen diharapkan turut andil dan bersinergi bagaimana memikirkan potensi wisata di Sumenep, khususnya di era New Normal.

Ramalan Zodiak Karir Terbaru pada Kamis 25 Juni 2020, Aries Punya Harapan Hingga Kesulitan Capricorn

Ramalan Zodiak Cinta Update Kamis 25 Juni 2020, Kepercayaan Diri Taurus Hingga Dukungan Leo

"Memajukan pariwisata di daerah menjadi tanggung jawab bersama, mulai seluruh instansi terkait, pemerintahan desa, pelaku wisata dan masyarakat," tuturnya.

Setelah muncul gagasan New Normal, kata Wabup Fauzi Pemerintah Daerah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Bupati Sumenep tanggal 16 Juni 2020, Nomor: 556.4/631/435.108.2/2020, perihal Pemulihan Aktivitas Usaha Wisata yang dilakukan pada masa pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

"Pemerintah Kabupaten Sumenep mengizinkan usaha pariwisata beroperasi kembali dengan syarat harus memberlakukan protokol kesehatan Covid-19 secara disiplin dan mengajukan permohonan beroperasi kembali ditujukan kepada Gugus Covid-19 untuk selanjutnya dilakukan verifikasi lapangan," jelasnya.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved