Berita Madiun

Viral Kuburan Warna-Warni di Madiun, Warga ada yang Berfoto, Kini Menjadi Makam Juara

Makam atau kuburuan biasanya terkesan angker, namun kuburan di Kota Madiun, tampak indah dan warna-warni.

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/RAHADIAN BAGUS
Tempat Pemakaman Umum (TPU) di RW 05, Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun dicat warna-warni. 

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Viral di media sosial sebuah makam atau kuburan warna-warni di Madiun.

Kuburan tersebut tampak berwarna merah muda, hijau hingga biru.

Kuburan di Kota Madiun ini ternyata sudah mendapatkan persetujuan dari ahli waris masing-masing.

Bahkan tak sedikit warga yang berfoto di lokasi makam

Makam atau kuburuan biasanya terkesan angker, namun kuburan di Kota Madiun, tampak indah dan warna-warni.

Ada 176 Kasus Positif di Kota Malang, Berikut Daftar 13 Kelurahan yang Masuk Zona Hijau Covid-19

Terbaru, Daftar Harga Realme Rekomendasi Akhir Juni, Mulai dari Realme 5, Realme 6 Hingga Realme C11

PROMO JSM Transmart, Alfamart, Indomaret, Giant, Superindo 27 Juni-29 Juni, Diskon Harga Cuma 3 Hari

Tempat Pemakaman Umum (TPU) di RW 05, Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun ini sengaja dicat warna-warni.

TPU yang dikenal dengan sebutan Makam Nguwot ini viral di media sosial karena dicat warna-warni.

Bukan tanpa alasan, makam ini dilombakan dalam lomba kebersihan makam yang digelar Dinas Pertamanan dan Kawasan Permukiman Kota Madiun.

"Kami bersama-sama mengecat makam ini untuk menghilangkan kesan seram, sekaligus untuk dilombakan dalam lomba kebersihan makam, sehingga kami berinisiatif untuk menghias makam ini," kata pengurus Makam Nguwot, Gunawan, saat ditemui di lokasi, Sabtu (27/6/2020) pagi.

Gunawan menuturkan dibutuhkan cat sebanyak 50 liter, untuk mengecat seluruh makam dan area di sekitar makam.

Sedangkan waktu yang dibutuhkan untuk menghias makam, sekitar sebulan.

Tidak hanya dicat, agar semakin indah, warga juga menanam beraneka bunga di sekitar makam.

Pengecatan makam, kata Gunawan, sudah mendapat izin dari keluarga ahli waris.

Bahkan, keluarga atau ahli waris makam turut serta membantu mengecat.

"Kami sudah meminta izin kepada ahli waris, mereka juga ikut membantu mengecat," katanya.

Setelah dicat, kata Gunawan, makam ini ramai dikunjungi warga terutama anak-anak yang ingin berfoto di lokasi.

Pada malam hari, makam ini juga mendapat penerangan lampu yang terang sehingga tampak tidak angker.

Apa yang dilakukan warga di Kelurahan Tawangrejo ini tidak sia-sia.

Makam Nguwot berhasil menjadi juara pertama lomba kebersihan makam. (rbp)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved