Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Beberapa Staf Terpapar Virus Corona, Kantor Dispendukcapil Surabaya Kembali Ditutup Selama Dua Pekan

Beberapa staf Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya positif terpapar virus corona.

TRIBUNMADURA.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Kantor pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya kembali harus ditutup selama 14 hari ke depan, Selasa (30/6/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Beberapa staf Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya positif terpapar virus corona.

Kondisi itu menyebabkan Kantor pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya ditutup selama 14 hari ke depan.

Sudah kali kedua Kantor Pelayanan Dispendukcapil yang berada di Gedung Siola Surabaya ditutup karena imbas pandemi Covid-19.

Beberapa waktu lalu, tempat pelayanan publik di Kota Surabaya itu juga sempat ditutup lantaran temuan kasus serupa.

5 FAKTA Terduga Pembakar Mobil Via Vallen, Bicara Melantur Saat Diinterogasi Polisi & Perilaku Aneh

Ada Botol Bau Bensin Diamankan Polisi Sidoarjo dari Tempat Pembakaran Mobil Alphard Via Vallen

Pembunuhan Sadis Teman Satu Desa di Sampang, Pelaku Bacok Punggung Korban, Berlatar Rasa Sakit Hati

"Kantor Dispendukcapil sementara ditutup, ini sudah berjalan 3 hari, protapnya tetap 14 hari ke depan," kata Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Muhammad Fikser, Selasa (30/6/2020).

M Fikser menjelaskan, semula istri dari seorang karyawan di sana ditemukan reaktif saat rapid test. Kemudian sebagai bentuk antisipasi, seluruh karyawan dilakukan rapid test di sana. Hasilnya ada yang ditemukan reaktif.

Bahkan, tiga orang dinyatakan positif setelah dilakukan swab test. Ketiganya merupakan PNS di lingkungan Dispendukcapil.

Menurut M Fikser, ketiganya sudah dirawat, ada yang di rumah sakit dan ada yang di Asrama Haji Surabaya.

Sementara untuk pelayanan, lanjut Fikser, memang menggunakan sistem online. Warga yang mengurus diarahkan dan dapat menggunakan sistem daring yang telah disediakan oleh Pemkot Surabaya.

Apalagi, warga yang mengurus pelayanan mayoritas terkait dengan kartu keluarga. Dan hal itu bisa lewat pelayanan online. Selain itu juga pencetakan KTP juga bisa memanfaatkan layanan daring.

"Untuk sementara pelayanan berjalan secara online," terang Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Surabaya itu.

35 Ibu Melahirkan di RSUD Dr Soetomo Surabaya Positif Covid-19, Seluruh Bayi Terbukti Negatif

Kasus Covid-19 Ditemukan di Perumahan Mewah Surabaya, Pemkot: Pemilik Rumah Isolasi Mandiri

OTT di Pasar Lenteng, Polres Sumenep Tetapkan 3 Oknum PNS dan PHL Sebagai Tersangka Kasus Pungli

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved