Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Pemkot Surabaya Ajak ASN Beri Sumbangan Uang, Tunjukan Kepedulian Sesama untuk Penanganan Covid-19

Para karyawan atau ASN Pemkot Surabaya diajak memberikan sumbangan uang dalam kaitan penanganan pandemi Covid-19 virus corona.

TRIBUNMADURA.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Wakil Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya M Fikser 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya mengeluarkan surat edaran berisi ajakan para karyawan atau ASN di lingkungan Pemkot Surabaya untuk memberikan sumbangan.

Dalam surat edaran itu, para karyawan atau ASN Pemkot Surabaya diajak memberikan sumbangan uang dalam kaitan penanganan pandemi virus corona Covid-19.

Surat tersebut resmi dikeluarkan oleh Pemkot dan ditandatangani Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Hendro Gunawan.

HUT Bhayangkara ke-74, Polres Pamekasan Anjangsana dan Sambangi Sejumlah Anggota yang Sakit

Motornya Selip, Ibu dan Anak Terlibat Kecelakaan di Tuban, Satu Orang Meninggal Dunia Dihantam Truk

Dua Orang Kepala Dinas di Surabaya Terpapar Virus Corona, Satu di Antaranya Kepala Dispendukcapil

Wakil Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, M Fikser mengatakan, surat edaran itu semata-mata mengajak para ASN untuk meningkatkan kepedulian bersama.

"Tetapi tidak ada paksaan dalam hal (nominal) urunan," kata Fikser, Kamis (2/7/2020).

Menurut Fikser, secara pribadi, banyak ASN yang telah dengan sukarela memberikan sumbangan.

Namun, untuk lebih tertib dan terkoordinir dengan baik, kata dia, maka dibuatlah surat tersebut.

Ajakan untuk urunan dalam surat resmi itu, baru dikeluarkan pertama sejak wabah ini terjadi di Kota Surabaya.

Janda di Bangkalan Diperkosa Tujuh Pria, Pilih Bunuh Diri Karena Diduga Tak Kuat Diintimidasi

Selain kepada karyawan atau ASN di Pemkot Surabaya surat itu juga ditujukan kepada karyawan di perusahaan daerah, RSUD dan Puskesmas.

"Jadi supaya bisa terkoneksi dengan baik maka dibuat surat edaran itu," terang Fikser.

Namun, Fikser menampik kabar yang menyebut urunan itu lantaran Pemkot kesulitan dana dalam penanganan wabah ini.

Dia menegaskan, jika urunan ini murni untuk mengajak kepedulian ASN. Dan ini dilakukan secara sukarela tanpa ada paksaan.

"Enggak, ini diajak berbagi masing-masing, edaran itu tidak ada kaitannya dengan itu," terang mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Surabaya itu.

Delapan Dokter di Gresik Terpapar Covid-19 Virus Corona, 2 di Antaranya Dinyatakan Sembuh 

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved