Breaking News:

Berita Sampang

Total Sudah Tujuh Puskesmas di Sampang yang Ditutup Akibat Tenaga Kesehatan Tertular Covid-19

Selama corona virus deasase 2019 (Covid-19) mewabah di Kabupaten Sampang, Madura sudah ada tujuh Puskesmas memberlakukan penutupan sementara.

Myriam B / Shutterstock
ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG – Selama corona virus deasase 2019 (Covid-19) mewabah di Kabupaten Sampang, Madura sudah ada tujuh Puskesmas memberlakukan penutupan sementara.

Hal itu sebagai upaya pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 pasalnya, sejumlah tenaga medis di setiap Puskesmas tersebut terkonfirmasi positif virus corona.

Penutupan sementara pelayanan Puskesmas mayoritas dilakukan selama sepekan dan pertama kali dilakukan di Puskesmas Tambelangan dan Robatal pada 15 – 22 Juni 2020.

Kemudian di pelayanan Puskesmas Banyuates pada 17 – 23 Juni 2020, Puskesmas Omben pada 19 Juni sampai 2 Juli 2020, dan Puskesmas Karang Penang 25 Juni hingga 1 Juli 2020.

Update, Harga Oppo di Awal Juli 2020, Rekomendasi Apik Mulai Oppo A31, Oppo Reno Hingga Oppo A92

Daftar Katalog Promo Indomaret 3 Juli 2020, Promo Weekend Beli 2 Gratis 1 Hingga Promo Super Hemat

Kapan Idul Adha 1441 H? Muhammadiyah Tetapkan pada Jumat 31 Juli 2020, Simak Juga Pedoman Ibadahnya

Selanjutnya, Puskesmas Jrengik dan Ketapang, keduanya ditutup serentak pada 2 – 8 Juli 2020.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sampang, Asrul Sani membenarkan selama ini sudah ada tujuh Puskesmas yang pernah ditutup sementara akibat pandemi Covid-19.

Namun, dari sejumlah Puskesmas itu lima diantaranya sudah di buka kembali karena estimasi waktu penutupan sudah berakhir.

Sedangkan dua Puskesmas lainya masih menjalankan penutupan sementara sebab, baru kemarin ditutup.

“Untuk Puskesmas yang masih ditutup Puskesmas Jerengik dan Ketapang, ditutup selama sepekan,” ujarnya kepada TribunMadura.com, Jumat (3/7/2020).

Ia menambahkan, penutupan sementara dilakukan karena satu tenaga kesehatan setempat di dua Puskesmas tersebut terkonfirmasi Covid-19 setelah menjalankan uji swab.

Maka dari itu, pihaknya menekankan kepada para petugas kesehatan yang lain di dua Puskesmas itu untuk melakukan isolasi mandiri selama satu pekan.

“Petugas kesehatan yang lain dilakukan isolasi mandiri ntuk melihat apakah ada gejala, sedangkan rapid tes sudah dilakukan,” pungkasnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved