Pria Curi Kotak Amal di Tuban

Hanya Berbekal Uang Koin, Pria Lamongan ini Awali Aksinya Mencuri Kotak Amal, Tergantung Suara

Uang koin sangat dibutuhkan oleh Ahmad Bashori (33), warga Desa Brengkok, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, saat mencuri.

Penulis: Mohammad Sudarsono | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/MOCHAMMAD SUDARSONO
Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono memimpin ungkap kasus pencurian kotak amal 

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Berbekal uang koin, pria ini memastikan kotak amal yang akan ia curi.

Uang koin tersebut ternyata digunakan untuk mengawali aksinya saat akan mencuri.

Jika dari koin tersebut ada suara nyaring, pelaku langsung pergi ke lokasi yang lain.

Selain itu, pelaku menggunakan linggis sebagai senjata.

Uang koin sangat dibutuhkan oleh Ahmad Bashori (33), warga Desa Brengkok, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, saat mencuri.

Koin tersebut rupanya digunakan sebagai alat bantu untuk mengetahui isi kotak amal yang dicurinya, apakah berisi atau tidak.

Daftar Harga HP Xiaomi di Awal Juli 2020, Mulai dari Redmi 8A, Redmi Note 9 Hingga Black Shark

Pria Lamongan Curi Kotak Amal Rp 3,5 Juta di Masjid Tuban, Ditangkap saat Berada di Rumah Saudara

Sempat Divonis Mati, Seorang Pria Hidup Kembali Sesaat Sebelum Dikremasi, Doa Sang Ibu Terkabul

Kepada petugas polisi, dia mengaku menjatuhkan uang koin ke kotak amal sebagai umpan.

"Saya jatuhkan uang koin ke kotak amal, kalau ada bunyi nyaring berarti tidak berisi, tapi kalau nyaris tak berbunyi maka ada isinya," kata Bashori saat memberi keterangan di Mapolres, Senin (6/7/2020).

Dia melanjutkan, kotak amal yang dicuri pada waktu dini hari itu adalah yang tidak berbunyi nyaring saat uang koin dijatuhkan.

Berikutnya diangkut menggunakan motor Honda Beat nopol S 6539 KO, ke sebuah tempat sepi berjarak sekitar 3 kilometer dari lokasi awal pencurian.

Lalu dibongkar menggunakan linggis dan alat bantu lain, kemudian uangnya diambil total mencapai jutaan rupiah dari lima titik lokasi.

"Lima lokasi yang kotak amalnya saya curi, uangnya untuk beli handphone dan sisanya untuk kebutuhan sehari-hari," beber pria yang sudah berkeluarga itu.

Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono menyatakan, tersangka ditangkap saat berada di sebuah warung kopi di Kecamatan Palang.

Pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini beberapa bulan terakhir tinggal di rumah saudaranya, di kecamatan setempat, keberadaannya berhasil diendus petugas.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved