Breaking News:

Berita Pamekasan

Hotel hingga Kafe di Pamekasan Beroperasi Lagi, Penerapan Pembayaran Non Tunai Bakal Dilakukan

Pembukaan kembali ini berlaku bagi pengelola hotel, restoran, rumah makan, kafe dan warung di Kabupaten Pamekasan.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Kafe di Pamekasan yang mulai beroperasi kembali, Selasa (7/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pemkab Pamekasan memutuskan untuk mengizinkan tempat usaha di Kabupaten Pamekasan beroperasi kembali seperti hari-hari biasanya.

Pembukaan kembali ini berlaku bagi pengelola hotel, restoran, rumah makan, kafe dan warung di Kabupaten Pamekasan.

Diberlakukannya pembukaan kembali tersebut berdasarkan Surat Edaran nomor: 556/29/432.320/2020 tentang 'Pembukaan Tempat Usaha Pariwisata dalam Tatanan Kenormalan Baru' yang dikeluarkan langsung oleh Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam tertanggal 30 Juni 2020.

Tempat Wisata di Pamekasan Madura Dibuka Kembali, Pengunjung yang Datang Dibatasi Durasi Waktu

Buat Warga Sampang Madura Geger, Ibu Melahirkan Bayi di Depan Rumah Bidan, Jadi Tontonan Masyarakat

Kapolda Jatim Siapkan 4 Konsep Besar Jika Gagal Penuhi Deadline Jokowi Tekan Covid-19 di Jawa Timur

Baddrut Tamam mengatakan, dibukanya kembali tempat usaha ini mempertimbangkan situasi melambatnya perekonomian di Jawa Timur, khusunya di Kabupaten Pamekasan.

Dalam upaya pemulihan ekonomi usaha di wilayah Pamekasan ini, pihaknya akan menindaklanjuti dengan berbagai prosedur, di antaranya;

1. Pemilik usaha di Pamekasan wajib melaksanakan protokol kesehatan bagi pengunjung dengan menyediakan sarana cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.

Serta menyediakan hand sanitizer di tempat yang mudah dijangkau oleh pengunjung dan melakukan penyemprotan disinfektan pada semua tempat lokasi usaha.

2. Seluruh karyawan, pedagang, pengunjung, dan pembeli wajib menggunakan masker.

3. Pengelola restoran, rumah makan, kafe, dan warung memastikan semua produk bersih dan higienis.

Pria Ditemukan Tewas Tertelungkup di Dalam Truk, Evakuasi Jenazah Menggunakan Protokol Covid-19

Datang Hajatan, Warga Kota Batu Tertular Virus Corona, Sembilan Orang Lainnya Reaktif Rapid Test

"Para pemilik usaha juga wajib memasang tirai pembatas di kasir dan penjaga kasir usahakan memakai face shield (pelindung wajah) serta menerapkan pembayaran tanpa uang tunai," kata Baddrut Tamam, Selasa (7/7/2020).

Politisi PKB itu juga mengingatkan, agar pengaturan jarak antri dan jarak tempat duduk pengunjung diberi jarak minimal 1.5 meter.

Selama pelaksanaan pembukaan tempat usaha dalam tatanan kenormalan baru berlangsung, kata dia, akan dilakukan monitoring dan evaluasi oleh Tim Evaluasi Penerapan SOP Usaha Pariwisata secara berkala.

Tujuan dilakukannya evaluasi ini untuk mengetahui sejauh mana tingkat kepatuhan dari pengelola usaha terhadap anjuran SOP yang sudah dikeluarkan oleh Pemkab Pamekasan.

"Apabila aturan yang sudah kami keluarkan ini tidak diindahkan akan dilakukan sanksi penutupan hingga syarat protokol kesehatan dipenuhi," peringatnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved