Breaking News:

Berita Pasuruan

Pria Ditemukan Tewas Tertelungkup di Dalam Truk, Evakuasi Jenazah Menggunakan Protokol Covid-19

Mayat itu ditemukan dalam posisi terlungkup di dalam truk yang sedang diparkir di Pom Bensin.

TRIBUNMADURA.COM/GALIH LINTARTIKA
Evakuasi mayat sopir truk di Desa Sengon Agung, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Selasa (7/7/2020) pagi. 

TRIBUNMADURA.COM, PASURUAN - Geger seorang pria ditemukan tewas di dalam truk Colt Diesel Nopol R 1928 FA, Selasa (7/7/2020) pagi.

Mayat itu ditemukan dalam posisi terlungkup di dalam truk yang sedang diparkir di Pom Bensin Bulu Agung, Desa Sengon Agung, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.

Kapolsek Purwosari, AKP Saifudin mengatakan, korban dievakuasi dengan standar Covid-19, meskipun penyebab kematiannya belum ditemukan secara pasti.

Datang Hajatan, Warga Kota Batu Tertular Virus Corona, Sembilan Orang Lainnya Reaktif Rapid Test

ART Dilaporkan Majikan ke Polisi, Tertangkap CCTV Bawa Kabur Barang Berharga dari Rumah Korban

Tempat Wisata di Pamekasan Madura Dibuka Kembali, Pengunjung yang Datang Dibatasi Durasi Waktu

"Dikhawatirkan Covid-19. Jadi, tadi kami tidak evakuasi, menunggu tim dari rumah sakit yang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD)," kata dia.

Dia menjelaskan, dari pemeriksaan di lapangan, pihaknya menemukan identitas korban.

Dia adalah Djoko Adji Guritno, warga Kecamatan Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah.

Dikatakan Kapolsek, berdasarkan kesaksian petugas pom, korban ini sudah parkir di Pom Bensin sejak senin sore kemarin. Truk itu menginap semalam.

"Pagi tadi, petugas pom bensin membangunkan sopir ini karena truknya menghalangi tempat pengisian bensin," katanya.

"Kebetulan ada truk pertamina yang akan melakukan pengisian," sambung dia.

Saat dibangunkan, kata Kapolsek, sopir ini tidak bergerak. Sopir sudah tidak merespon.

Dan pintunya terkunci dari dalam. Petugas pom langsung menghubungi pihak kepolisian.

"Kami masih melakukan pendalaman. Ada beberapa kemungkinan yang menjadi penyebab meninggalnya korban ini," ungkapnya.

"Kami masih kembangkan lebih lanjut," pungkas dia. (lih)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved