Virus Corona di Nganjuk

Pemerintah Kabupaten Nganjuk Pilih Persiapan New Normal Meski Masih Berkutat di Zona Merah Covid-19

Pemerintah Kabupaten Nganjuk memilih opsi persiapan new normal meski masih berkutat di zona meras virus corona.

TRIBUNMADURA.COM/ISTIMEWA
Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk yang juga Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi. 

TRIBUNMADURA.COM, NGANJUK - Pemerintah Kabupaten Nganjuk memilih opsi persiapan new normal meski masih berkutat di zona meras virus corona.

Opsi tersebut dipilih untuk mulai menggerakkan perekonomian masyarakat ditengah pandemi Covid-19 dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Percepaan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk, Marhaen Djumadi menjelaskan, Keputusan Bupati Nganjuk tentang pelaksanaan persiapan new normal dalam dua hari ini akan ditandatangani, terakhir besok.

Dinyatakan Menyiksa Biawak di Jalan Raya, Youtuber asal Sampang Nyaris Dihukum 3 Bulan Penjara

Perawataan 11 Santri Positif Corona Ponpes Gontor Dipindahkan ke Surabaya, 500 Santri Dirapid Test

Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Kebun Tebu Sidoarjo, Diperkirakan Tewas Sejak Beberapa Hari Lalu

"Ini keputusan dilematis yang harus diambil Pemkab Nganjuk. Karena saat ini Kabupaten Nganjuk masih zona merah Covid-19 sehingga belum bisa melaksanakan new normal dan dipilih opsi persiapan new normal dahulu sehingga sektor perekonomian rakyat secara bertahap bisa kembali bergerak dengan tetap menjalankan protokol kesehatan," kata Marhaen Djumadi yang juga Wakil Bupati Nganjuk, Senin (13/7/2020).

Marhaen Djumadi mengutarakan, opsi persiapan new normal itu belum dapat ditentukan sampai kapan untuk bisa diubah menjadi new normal.

Karena syarat utama masuk new normal adalah wilayah setidaknya masuk zona kuning atau sudah zona hijau.

Namun apabila hingga tanggal 31 Juli 2020 batas akhir kondisi darurat Covid-19 nanti ternyata Kabupaten Nganjuk masih berkutat di zona merah karena terus terjadi penambahan jumlah positif virus corona,

maka Bupati Nganjuk akan memperpanjang keadaan darurat Covid-19 lagi.

"Dengan begitu Nganjuk akan terus dalam kondisi persiapan new normal dan tidak bisa menjalankan new normal sepenuhnya," ucap Marhaen Djumadi.

Memang, diakui Marhaen Djumadi, sekarang ini ada penafsiran yang keliru dari masyarakat Kabupaten Nganjuk terhadap kondisi new normal.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved