Breaking News:

Berita Mojokerto

Jeli Memilih Hewan Kurban yang Sehat, Pastikan Pedagang di Mojokerto Kantongi Sertifikat Veteriner

Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto memastikan pedagang hewan kurban akan mengantongi sertifikat kesehatan hewan menjelang Hari Raya Idul Adha 2020.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Ilustrasi - Pedagang Sapi Kurban di Pasar Hewan Sampang, Desa Aing Sareh Kecamatan/Kabupaten Sampang, Jumat (12/8/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Tim Paramadis Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto memastikan pedagang hewan kurban akan mengantongi sertifikat kesehatan hewan menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah atau 2020.

Sertifikat Veteriner yaitu surat keterangan kesehatan hewan kurban untuk memastikan bahwa hewan yang dijual oleh pedagang itu dijamin layak saat dijadikan sebagai hewan kurban.

BREAKING NEWS: Fattah Jasin - Muhammad Ali Fikri Dapat Rekom DPP Partai Demokrat di Pilkada Sumenep

Pemkot Mojokerto Belum Bolehkan Sejumlah Tempat Karaoke dan Hiburan Malam Beroperasi saat Pandemi

BREAKING NEWS - Sebelumnya Reaktif, Satu Pegawai TVRI Jatim Dinyatakan Positif Covid-19

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, Drh Agoes Hardjito menjelaskan, pemeriksaan hewan kurban di lapak pedagang itu sebagai syarat untuk mendapatkan sertifikat kesehatan hewan tersebut.

Adapun pemeriksaan hewan kurban meliputi kondisi secara klinis seperti pernafasan, alat gerak, bagian mata, kondisi fisik tidak menunjukkan gejala penyakit hewan menular dan tidak cacat termasuk usia hewan kurban sudah sesuai kriteria sekitar 2,5 tahun hewan kambing dan sapi.

"Jika lolos pemeriksaan, maka kami akan mengeluarkan sertifikat surat keterangan kesehatan hewan kurban yang menerangkan layak sebagai hewan kurban," ujarnya di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, Senin (13/7/2020).

Ia mengatakan, sertifikat kesehatan hewan kurban yang diberikan untuk pedagang ini harus ditunjukkan ketika ada konsumen atau masyarakat yang membeli hewan kurban.

Setidaknya, jumlah lapak penjualan hewan kurban sebanyak 64 di seluruh Kabupaten Mojokerto pada tahun 2019.

"Masyarakat harus jeli bisa ditanyakan sertifikat kesehatan hewan kurban kepada pedagangnya sebagai jaminan bahwa hewan tersebut sudah diperiksa dan layak dijadikan sebagai hewan kurban," ungkapnya.

Menurut dia, di Hari Raya Idul Adha pada masa pandemi virus corona seperti ini, pedagang wajib patuh protokol kesehatan, yakni rutin menyemprotkan disinfektan di lapak hewan kurban.

Mereka diharuskan menjaga kebersihan hewan kurban sekaligus lapak, dan menyediakan tempat cuci tangan pakai sabun.

Halaman
123
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved