Demi Eksperimen Sang Raja, Dua Bayi Diasingkan di Pulau Terpencil Bersama Pengasuh, Hasilnya?

Pada 1443, Raja James IV menyetujui sebuah eksperimen 'pengasingan bahasa' yang melibatkan dua bayi untuk diasingkan ke Pulau Inchkeith Skotlandia.

Editor: Aqwamit Torik
Kolase TribunMadura.com (Sumber: Google maps dan Wikipedia)
Pulau Inchkeith Skotlandia dan ilustrasi foto Raja James IV 

TRIBUNMADURA.COM - Demi eksperimen sang Raja yang sangat antusias dengan ilmu pengetahuan, ia tega mengasingkan bayi di pulau terpencil.

Pulau tersebut diketahui telah ditinggalkan.

Bayi itu kemudian diasuh oleh pengasuh yang bisu.

Apakah eksperimen sang Raja berhasil?

Salah satu eksperimen yang melibatkan manusia di dalamnya dilakukan oleh Raja James IV.

Daftar Harga Oppo di Pertengahan Juli 2020, Mulai dari Oppo A5, Oppo A92, Oppo Reno, Spek Apik

Update, Daftar Harga Emas 16 Juli 2020, Harga Emas Terpantau Mengalami Kenaikan, Simak Selengkapnya

Daftar Harga Laptop Lenovo di bulan Juli 2020, Mulai dari Rp 3 Jutaan Hingga di Atas Rp 10 Jutaan

Pada 1443, Raja James IV menyetujui sebuah eksperimen 'pengasingan bahasa' yang melibatkan dua bayi untuk diasingkan ke Pulau Inchkeith Skotlandia.

Pulau Inchkeith terletak di Firth of Forth, yang merupakan muara Sungai Forth di Skotlandia.

Menurut catatan sejarah, pulau itu pernah dihuni orang-orang berabad-abad yang lalu, kemudian pulau itu ditinggalkan.

Dalam artikel tentang Urban Ghosts, Alice McGurran menulis, "Itu adalah pulau penting, strategis dan digunakan untuk tujuan militer, dan karena terkena banyak serangan dari abad ke-14 dan terus berlanjut, selama Perang Kemerdekaan Skotlandia sampai Perang Dunia II."

Pulau itu juga pernah digunakan untuk mengasingkan orang-orang yang memiliki penyakit yang tidak bisa disembuhkan.

Raja James IV dikenal memiliki antusiasme yang tinggi terhadap wawasan ilmiah dan apa pun yang dianggap pengetahuan baru pada masa itu.

Saat itu, dia ingin tahu apakah bayi yang tidak diajarkan berbicara akan mampu mengembangkan kemampuan bahsa mereka sendiri.

Untuk itu, Raja memerintahkan dua bayi untuk diasingkan ke Pulau Inchkeith bersama dengan seorang wanita bisu yang akan mengurus kedua bayi tersebut.

Teori yang dipegang Raja James IV adalah bayi-bayi itu masih akan mampu mengembangkan bahasa karena 'bahasa yang diberikan Tuhan'.

Halaman
12
Sumber: Intisari
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved