Breaking News:

Berita Pamekasan

Polemik Pemalsuan Tanda Tangan DPRD Pamekasan, BK Sebut Kantongi Identitas Pelaku

Polemik pemalsuan tanda tangan empat Ketua Komisi DPRD Pamekasan dan Ketua DRPD Pamekasan kini menemukan titik terang.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Anggota DPRD Pamekasan, Hamdi. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Polemik pemalsuan tanda tangan empat Ketua Komisi DPRD Pamekasan dan Ketua DRPD Pamekasan kini menemukan titik terang. 

Sebab, oknum pelaku pemalsu tanda tangan sudah dikantongi identitasnya.

Anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Pamekasan, Hamdi mengaku sudah mengetahui identitas pemalsu tanda tangan tentang pengajuan proposal ke Bank Jatim yang terjadi di kantornya sendiri.

“Sampai saat ini kami sudah mempunyai pandangan mengenai pelaku dari kasus pemalsuan tanda tangan, namun alangkah baiknya kita menunggu dari pelapor untuk mengungkapnya, karena pelapor belum menyebut nama pelaku,” kata Hamdi kepada sejumlah media, Jumat (17/7/2020).

Waspada Tanda Penyakit Diabetes, Sering Kesemutan Hingga Sering Buang Air Kecil, Cegah Sejak Dini

Anaknya Diejek Jelek, Ibu Gosokkan Batu Kali ke Kulit Anaknya Demi Anak Jadi Tampan, Begini Akhirnya

Terkini, Harga Oppo Pertengahan Juli 2020, Mulai Oppo A52 Hingga Oppo Reno, Spek Apik Harga Menarik

Politisi PBB itu juga menyatakan ingin menunggu pelapor untuk menyebutkan nama pelaku.

Maka, sementara ini pihaknya juga perlu mengumpulkan bukti yang kuat untuk mengungkap identitas pelaku dan baru bisa menyatakan bahwa yang bersangkutan terbukti bersalah.

"Adapun langkah yang akan dilakukan oleh BK akan mengadakan rapat di internal dengan agenda rencana pemanggilan pihak-pihak yang terlibat dalam kasus yang dimaksud," ujarnya.

BK mengaku, akan memanggil semua yang terlibat dalam kasus pemalsuan tanda tangan secara satu persatu. 

Tujuannya, untuk dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), baik itu pelapor maupun pihak perbankan dan yang lainnya.

“Karena informasinya, dokumen proposal itu diajukan kepada salah satu Perbankan, sehingga yang pasti pihak bank itu mempunyai dokumen yang asli,” tutupnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved