Breaking News:

Virus Corona di Madiun

Kota Madiun Kembali Berstatus Zona Hijau Covid-19, Wali Kota Minta Warga Disiplin Protokol Kesehatan

Wali Kota Madiun, Maidi menyampaikan kabar menggembirakan, Kota Madiun kembali berzona hijau atau zona tidak terdampak Covid-19, Senin (20/7/2020).

Manuela Molina
Ilustrasi virus corona untuk anak-anak, diambil dari buku #COVIBOOK karya Manuela Molina. 

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Wali Kota Madiun, Maidi menyampaikan kabar menggembirakan, Kota Madiun kembali berzona hijau atau zona tidak terdampak Covid-19, Senin (20/7/2020) siang.

Wali Kota Madiun, Maidi, penetapan zona hijau ini yang menentukan dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pusat. Kota Madiun kembali menjadi zona hijau setelah sebelumnya zona oranye persebaran Covid-19.

"Zona hijau itu data dari gugus pusat dan diumumkan melalui gugus Jatim. Kondisi ini memang setelah kita hijau yang kemarin, ada tambahan positif dari luar masuk ke kota (kemudian jadi oranye)," jelas Maidi saat ditanya wartawan.

Ramalan Zodiak Keuangan Selasa 21 Juli 2020, Scorpio Memperbaiki Nasib, Aquarius Jangan Berpuas Diri

37 Orang Positif Covid-19, Pasar Keputran Surabaya Belum Dipastikan Sebagai Klaster Baru Corona

Katalog Promo Alfamart 21 Juli 2020, Promo Spesial Minyak Goreng, Cemilan Hemat hingga Hajatan Gopay

Untuk diketahui, sekitar sebulan yang lalu , tepatnya 20 Juni 2020, Kota Madiun sempat mendapatkan predikat zona hijau dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat.

Namun, setelah itu berganti menjadi zona oranye atau zona berisiko sedang, karena ada penambahan sejumlah kasus konfirmasi positif Covid-19.

Meski dalam zona hijau, di Kota Madiun saat ini masih ada sebelas pasien positif Covid-19 yang menjalani isolasi di rumah sakit. Total kasus Covid-19 di Kota Madiun ada 22 pasien.

Maidi menuturkan Kota Madiun masuk kategori zona hijau, sebab dari 22 kasus hampir semuanya merupakan kasus dari luar kota. Tidak ada transmisi lokal dalam persebaran Covid-19 di Kota Madiun.

Selain tidak ada kasus transmisi lokal, lanjut dia, di Kota Madiun juga tidak pernah ada kasus orang meninggal dunia karena Covid-19.

"Ada tiga orang PDP yang meninggal dunia. Setelah hasil tes swab-nya keluar ternyata negatif Covid-19," jelas Maidi.

Walikota menegaskan selama ini Kota Madiun memang memperketat kegiatan masyarakat. Seluruh warga di Kota Madiun harus menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan.

Satu Bayi Kembar Milik Pasien Covid-19 yang Berusaha Kabur dari RS Saiful Anwar Malang Meninggal

UPDATE CORONA di Kabupaten Kediri Senin 20 Juli 2020: Tambah 8, Positif Covid-19 Capai 323 Kasus

Meninggal saat Olahraga Bersepeda, Jenazah Mudjarot Dibiarkan Tergeletak di Terminal Ngawi

Setiap hari, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dibantu Pendekar Waras, melakukan razia masker di berbagai tempat keramaian dan mensosialisasikan protokol kesehatan.

Hal ini merupakan langkah pemkot meminimalisir peredaran kasus Covid-19.

Maidi menegaskan, untuk mempertahankan zona hijau, Maidi meminta kepada setiap warga Kota Madiun yang datang dari kota zona merah harus melakukan rapid test.

Pemkot Madiun akan menggratiskan biaya rapid test bagi warga kota yang datang dari daerah zona merah tersebut.

"Orang kota yang kerjanya di kota berzona merah, dua minggu pulang ke keluarga harus ke Puskesmas dulu. Keluarga jangan terima dulu sebelum yang bersangkutan dari Puskesmas. Kalau hasil negatif silakan pulang. Jangan sampai orang dari zona merah itu merasa baik-baik. Kemudian pulang ke rumah positif dan menulari keluarganya," jelas Maidi. 

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved