Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Seorang Pria di Surabaya Dihukum Lafalkan Teks Pancasila karena Tak Pakai Masker, 'Nggak Hafal, Pak'

Seorang pria diminta Petugas Satpol PP Surabaya melafalkan teks pancasila lantaran tak mengenakan masker saat berkendara melintasi Jalan Kedungdoro.

TRIBUNMADURA.COM/TONY HERMAWAN
Seorang pria di Surabaya tak bisa melafalkan Pancasila ketika dihukum karena tak mengenakan masker. 

TRIBUNMADURA.COM - Seorang pria diminta Petugas Satpol PP Surabaya melafalkan teks pancasila lantaran tak mengenakan masker saat berkendara melintasi Jalan Kedungdoro, Sabtu (25/7/2020).

Ironisnya, saat sanksi itu diberikan, pria itu tak hafal Sila-sila dalam Pancasila. 

Pria ini harus berulangkali mengucap teks pancasila dari awal karena kerap salah ketika membacakan pada sila keempat.

"Gak hafal pak," ucap pria itu kepada Petugas Satpol PP, Sabtu (25/7/2020).

PROMO INDOMARET Semarak Hari Raya Idul Adha 25 Juli 2020, Diskon Harga Bumbu Rendang hingga Kecap

Idul Adha 2020 - Berikut Jadwal dan Niat Puasa Dzulhijjah, Dilaksakanan pada 1-10 Dzulhijjah 1441 H

Mengharukan, Pasien Covid-19 Menikah, Pengantin Diberi Jarak 5 Meter, Tak Ada Keluarga yang Hadir

Petugas Satpol PP pun dengan sabar menghadapi pemuda itu. Bahkan petugas harus membantu menuntun untuk melinsankan teks pancasila.

Wakil Komandan Bataliyon Satpol PP Surabaya, Joko Susilo mengatakan, melafalkan Pancasila adalah hukuman bagi para pengguna jalan yang membawa masker namun tidak dikenakan.

"Ada 9 orang yang kena sanksi ini karena membawa masker tapi tidak digunakan," kata Joko Susilo.

Adapun pelanggar lain juga menerima sanksi tegas oleh Petugas Satpol PP. Pelanggar itu disita KTP-nya karena tak membawa masker saat beraktivitas di luar rumah.

"Tadi ada 7 yang kami sita (KTP). Kami tunggu sampai besok pagi di Kantor Satpol PP untuk membuat surat pernyataan," pungkasnya.

BREAKING NEWS - 7 Rumah Terbakar di Morokrembangan Surabaya, Warga Alami Kerugian hingga Rp 500 Juta

Dituding Ciptakan Virus Corona Covid-19, Bill Gates Menepis: Itu Teori Konspirasi yang Buruk

Inul Daratista & Syahrini, Artis yang Berani Bayar Mahal Jasa Hotman Paris: Yang Lain Terlalu Murah

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved