Breaking News:

Berita Surabaya

Dua Orang Pria Penjual Sabu-sabu di Surabaya Ini Peroleh Pasokan Sabu dari Bandar di Madura

Anggota Polsek Gayungan menangkap Jaka Ferry Purnama (22) warga Tambak Arum Tengah dan M Farid (21) warga Demak Jaya, Surabaya.

TRIBUNMADURA.COM/TONY HERMAWAN
Tersangka Jaka Ferry Purnama (22) dan M Farid saat berada di Polsek Gayungan 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Anggota Polsek Gayungan menangkap Jaka Ferry Purnama (22) warga Tambak Arum Tengah dan M Farid (21) warga Demak Jaya, Surabaya.

Penagkapan dilakukan saat mereka hendak melakukan transaksi sabu, Minggu (26/7/2020) malam .

Kanit Reskrim Polsek Gayungan, Ipda Hedjen Oktianto mengatakan, penangkapan itu menyusul adanya laporan masyarakat akan kegiatan terlarang yang dilakukan keduanya.

"Berdasarkan laporan masyarakat, keduanya kerap melakukan jual-beli sabu. Setelah itu kami melakukan penyelidikan," kata Ipda Hedjen Oktianto , Senin (27/7/2020).

Setelah dilakukan pengintaian, petugas mulanya menangkap Farid setelah dijebak petugas.

Dari tangannya, polisi mendapat barang bukti narkotika jenis golongan 1 itu sebanyak 10 gram.

Pemerintah Kota Malang akan Bentuk Tim Satgas Recovery Ekonomi untuk Stabilkan Perekonomian

DETIK-DETIK Pria di Madiun Mendadak Meninggal Saat Gowes Sendirian, Saksi Mata: Gemetar dan Jatuh

Bayi Perempuan di Dalam Daster Dibuang di Depan Rumah Warga Trenggalek, Tangisnya Membangunkan Warga

Tak berhenti di situ, polisi pun melakukan interogasi, hasilnya petugas menemukan petunjuk baru.

"Setelah kami geledah kami menemukan sabu yang dibungkus plastik seberat 5,42 gram beserta plastik pembungkusnya. Setelah diinterogasi, tersangka barang tersebut mengaku miliknya dan milik Farid," ungkapnya.

Kemudian anggota pun bergegas melakukan penangkapan terhadap Farid.

Ferry yang diamankan polisi menghubungi Farid untuk bertemu di Jalan Petemon 1.

Dari keterangan Ferry, jual-beli barang haram itu sudah digeluti selama setahun.

"Tersangka Darid sudah 1 tahun menjual sabu. Keuntungan digunakan untuk menyewa apartemen, pesta miras dan untuk membeli sabu kembali yang dipesan dari bandar (DPO) asal Madura," jelasnya.

Atas perbuatannya, kini keduanya mendekam di Polsek Gayungan. Dan disangkakan melanggar Pasal 114 (2) dan atau Pasal 112 (2) UURI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Akal Licik Kakak Beradik Kompak Mencuri di Tuban, Sasar Empat Motor yang Terparkir Tanpa Pengawasan

Mahasiswa Gelar Unjuk Rasa, Tuntut Pemberhentian Tambang Pasir Ilegal di Sungai Brantas Tulungagung

Kisah Guru SD di Tulungagung, Datangi Rumah-rumah Siswa untuk Mengajar Selama Pandemi Virus Corona

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved