Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Kantor Kecamatan Bubutan Kota Surabaya Tetap Buka Pelayanan meski Ada Enam ASN Positif Covid-19

Enam ASN (Aparatur Sipil Negara) Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya positif terpapar virus corona atau Covid-19.

www.thefix.com
ilustrasi 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA -  Enam ASN ( Aparatur Sipil Negara ) Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya positif terpapar virus corona atau Covid-19.

Camat Bubutan Eko Kurniawan Purnomo menyatakan, pihaknya sudah melaporkan hal itu pada Pemkot Surabaya.

"Yang pasti kita sudah laporan," kata Eko Kurniawan Purnomo saat ditemui setelah acara di Kantor BPB Linmas Surabaya, Selasa (28/7/2020).

Eko Kurniawan Purnomo enggan menjelaskan detil terkait enam ASN Kecamatan Bubutan terjangkit virus corona.

Saat ditemui wartawan TribunMadura.com, Eko Kurniawan Purnomo memastikan keenam pegawai yang merupakan staf di bagian administrasi tersebut telah dikirimkan ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya

Keenamnya kini menjalani proses isolasi.

Jawaban Dodit Saat Ditawari Raffi Ahmad Sepatu Air Dior Rp 225 Juta: Anak Kos Menangis Melihat Ini

Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah Mulai 29 Juli - 30 Juli 2020, Begini Niat Dalam Bahasa Arab & Latin

Kebiasaan Iriana Jokowi Setiap Pagi Hari di Istana Dikuak Kaesang Pangarep, Pamerkan Koleksi Burung

"Sudah di Asrama Haji semua," terang Eko Kurniawan Purnomo.

Pihaknya menunggu arahan dari Pemkot Surabaya terkait kantor pelayanan apakah akan tutup lantaran hal itu.

Eko Kurniawan Purnomo belum bisa berkomentar banyak mengenai hal tersebut.

Apalagi menurutnya, saat ini jajaran di Kecamatan Bubutan terus berupaya menekan angka penyebaran virus corona.

Warga yang saat ini membutuhkan treatment disebut terus diperhatikan oleh pihak kecamatan.

"Kita terus konsen sampai ada arahan dari pimpinan," tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPB Linmas Surabaya Irvan Widyanto saat dimintai tanggapan mengatakan perlu mengecek terkait hasil tesnya.

Selain itu, juga akan dilaporkan pada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

"Coba kita cek nanti, tapi yang jelas kalau seperti itu kita akan laporkan dulu pada Bu Wali Kota, biasanya diminta untuk WFH," ujarnya.

Propram Polres Pamekasan Gelar Gaktibplin, Periksa Sikap Tampang Anggota dan Kelengkapan Surat-Surat

Sinyal Gisel dan Wijin Putus Lewat Update Story Instagram, Jedar: Tetap Semangat dan Ikhlas Yaa

PT KAI Daop 7 Madiun Buka Layanan Rapid Test Murah Hanya Rp 85 Ribu Khusus Penumpang Jarak Jauh

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved