Breaking News:

Berita Sampang

Porprov Jatim VII Digelar 2022, Pembinaan Atlet Kontingen Disiapkan KONI Sampang Jauh-Jauh Hari

Persiapan dini Porprov Jatim ini dilakukan untuk meningkatkan jumlah atlet berprestasi di setiap Cabang Olahraga di Kabupaten Sampang.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Warga bermain badminton di Lapangan Indor Taman Wijaya Kusuma Jalan KH Wahid Hasyim Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, Selasa (28/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sampang mulai menggalakkan latihan meskipun Pelaksanaan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jatim VII ditunda.

Persiapan dini Porprov Jatim ini dilakukan untuk meningkatkan jumlah atlet berprestasi di setiap Cabang Olahraga di Kabupaten Sampang.

Pasalnya, pada memontum pemberian reward kepada para atlet berprestasi 2019 beberapa hari yang lalu, KONI mendapat imbuan dari Bupati Sampang agar tidak tebang pilih dalam meningkatan prestasi di semua Cabor yang ada.

Sebab, dari 18 Cabor yang dibina oleh KONI Sampang, hanya ada sembilan Cabor berprestasi di 2019.

"Saat ini kami sudah memulai latihan dengan porsi yang sesuai dengan Cabor masing-masing untuk menggalang prestasi lebih banyak di tahun selanjutnya, termasuk di Porprov 2020," Kata Ketua KONI Sampang, Syarifudin, Selasa (28/7/2020).

Namun, pihaknya masih belum bisa memastikan apakah semua Cabor dimiliki Sampang dapat mengikuti Porprov 2022 karena harus mengikuti Pra Porprov Jatim terlebih dahulu yang digelar 2021 mendatang.

"Semua Cabor kami ikutkan semua tapi kadang-kadang di Pra mereka tidak masuk di peserta Porprov, jadi kami tidak bisa memprediksinya," terang Syarifudin.

Kendati demikian, pihaknya akan berupaya keras untuk membina atlet di semua Cabor dengan merata agar semua dapat lolos di Pra Porprov dan bersaing di Porprov Jatim VII 2020 mendatang.

Sementara, bagi sebagian Cabor yang tidak berprestasi diantaranya, Voly, senam, sepak bola, tenis meja, catur.

"Untuk Catur tahun kemarin tidak mendapatkan prestasi, sedangkan dua tahun yang lalu berprestasi," terangnya.

"Bagi atlet yang tidak berprestasi bukan berarti kami singkirkan tapi kami bina terus karena namanya atlet ini ada masa umurnya, jadi setiap musim kami harus menyeleksi ," imbuh dia.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved