Breaking News:

Berita Kediri

Tiga Pasangan Bukan Suami Istri Sedang Asyik Berduaan di Kamar Kos Kena Razia Satpol PP Kota Kediri

Satpol PP Kota Kediri menggelar razia di sejumlah tempat kos yang tersebar di Kelurahan Semampir, Kecamatan Kediri, Kota Kediri, Selasa (28/7/2020).

TRIBUNMADURA.COM/DIDIK MASHUDI
Petugas Satpol PP melakukan razia kamar kos di Kelurahan Semampir, Kota Kediri, Selasa (28/7/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Satpol PP Kota Kediri menggelar razia di sejumlah tempat kos yang tersebar di Kelurahan Semampir, Kecamatan Kediri, Kota Kediri, Selasa (28/7/2020).

Hasilnya, petugas mengamankan tiga pasangan bukan suami istri sedang berduaan di kamar kos dalam razia itu.

Kartu identitas milik ketiga pasangan tersebut menunjukkan alamat yang tidak sama antara satu dengan yang lain.

Hingga pada akhirnya, diketahui bahwa mereka adalah pasangan bukan suami istri.

Dari informasi yang diperoleh TribunMadura.com, para petugas membawa tiga pasangan bukan suami istri itu ke Kantor Satpol PP Kota Kediri untuk diberikan pembinaan dan pendataan.

Bacaan Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah yang Dilaksanakan 29-30 Juli 2020, Lengkap Arab dan Terjemahan

UPDATE CORONA di Kediri Selasa 28 Juli 2020: Tambah 2, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Jadi 21 Orang

Kebiasaan Iriana Jokowi Setiap Pagi Hari di Istana Dikuak Kaesang Pangarep, Pamerkan Koleksi Burung

Sementara identitas ketiga pasangan bukan suami istri adalah BA (32) status di KTP belum kawin warga Kelurahan Bujel, Kota Kediri bersama dengan DR (30) status cerai hidup warga Jl Gunung Agung, Kota Kediri.

Kemudian FR (22) status belum kawin warga Jl Mayor Bismo, Kota Kediri bersama dengan NO (23) status belum kawin warga Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.

Selain itu JK (29) bersama dengan pasangannya Ti (22) keduanya warga Papar, Kabupaten Kediri.

Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid saat dikonfirmasi menjelaskan, ke 3 pasangan yang diamankan petugas ada indikasi merupakan pasangan kumpul kebo.

"Keberadaan mereka diketahui dari pengaduan masyarakat, karena keberadaannya meresahkan lingkungan," ungkapnya.

Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah Mulai 29 Juli - 30 Juli 2020, Begini Niat Dalam Bahasa Arab & Latin

Dua Penjual Masker di Pinggir Jalan Tewas Diseruduk Mobil di Jember, Pengakuan Sopir Berubah-ubah

Tahanan Polsek Burneh Bangkalan Abd Basid Hasilkan Karya Unik Kerajinan Berbahan Barang Bekas

Langkah-langkah yang dilakukan petugas membawa ke kantor untuk mendapatkan pembinaan.

"Sanksinya kami minta membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi perbuatan tindak asusila," jelasnya.

Selanjutnya petugas melakukan serah terima ke pihak keluarganya masing- masing untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut.

"Sehubungan pelaku sudah dewasa disarankan segera dinikahkan," tambahnya.

Sedangkan pemilik tempat kos akan dipanggil ke Kantor Satpol-PP untuk diminta keterangannya. Apabila terbukti melanggar Perda No 1 /2016 serta jika ada unsur pembiaran penyalahgunaan rumah kos, petugas akan menutup usaha kosnya sesuai aturan yang berlaku.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved