Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Mayoritas Pasien Covid-19 di Surabaya Meninggal Dunia Miliki Penyakit Penyerta, Begini Upaya Pemkot

Mayoritas pasien positif virus corona yang meninggal dunia diketahui memiliki penyakit penyerta atau komorbid. Begini upaya Pemkot Surabaya.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Ilustrasi - Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sampang saat mengevakuasi pria yang ditemukan meninggal di dalam toilet Kantor Bank BRI Sampang, Kamis (9/7/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Angka kematian pasien positif Covid-19 di Kota Surabaya terus bertambah.

Data kumulatif Dinas Kesehatan Kota Surabaya per tanggal 28 Juli 2020, ada 754 orang meninggal dunia karena Covid-19.

Dari informasi yang diterima TribunMadura.com, mayoritas pasien positif virus corona yang meninggal dunia diketahui memiliki penyakit penyerta ( komorbid ).

Kondisi itu membuat keadaan pasien menjadi berat.

Cerita Romantisnya Bupati Pamekasan Salat Subuh Berjemaah bersama Istri, Sering Bergandengan Tangan

Gilang Predator Fetish Terangsang Lihat Korban Pakai Kain Jarik, Pernah Foto Bareng Ernest Prakasa

Kronologi Pasien Positif Covid-19 di Surabaya Meninggal Dunia, Diduga Lompat dari Lantai 6 RSU Haji

Sehingga kasus kematian pasien Covid-19 di Kota Surabaya masih dipengaruhi oleh penyakit penyerta atau komorbid.

Dari catatan Dinkes Surabaya, komorbid terjadi hingga 90 persen kasus kematian pasien Covid-19.

Dari jumlah itu, 714 orang di antaranya disebut meninggal disertai dengan komorbid atau penyakit penyerta.

Sedangkan sisanya, murni karena kasus Covid-19.

Kadinkes Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, ada beberapa langkah yang sejauh ini diambil Pemkot Surabaya, di antaranya menaruh perhatian lebih pada masyarakat yang dinilai rentan tertular Covid-19 serta yang memiliki penyakit penyerta.

“Kami mendata pasien rentan dan komorbid, artinya rentan adalah mulai dari lansia, ibu hamil ditambah dengan pasien komorbid,” kata Feny, sapaan akrab Febria Rachmanita, Kamis (30/7/2020).

Gilang Bungkus Korban Pakai Kain Jarik untuk Puaskan Hasrat Seksual, Unair: Kami Lakukan Investigasi

BREAKING NEWS - Klarifikasi Korban Gilang Fetish Kain Jarik Bungkus Pocong Berkedok Riset Akademik

Viral Gilang Fetish Kain Jarik, Bungkus Korban Puaskan Hasrat Seksual, Cari Tahu Arti Fetish di Sini

Halaman
12
Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved