Berita Sampang
Puncak Musim Kemarau di Sampang Diprediksi Agustus 2020, Air Bersih Didistribusikan ke Desa-desa
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Madura memprediksi puncak musim kemarau di Sampang terjadi bulan depan.
Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Madura memprediksi puncak musim kemarau di Sampang terjadi bulan depan.
Kasi kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Moh Imam mengatakan, hingga saat ini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Surabaya masih belum mengeluarkan keterangan status musim kemarau di Sampang.
"Sebelumnya BMKG hanya mengeluarkan hasil kemarau di beberapa daerah di Madura, tidak semuanya," ujarnya kepada TribunMadura.com, Kamis (30/7/2020).
• Rapid Test Murah untuk Penumpang di 12 Stasiun Kereta Api, Berikut Tarif dan Lokasinya
• Youtuber Madura akan Dilaporkan Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik, Ini Kata Ketua BK DPRD Sampang
• Polres Sumenep Siapkan Helikopter Milik Mabes Polri pada Pilkada Serentak 2020
Kendati demikian, Moh Imam menyebutkan, puncak kekeringan di Sampang jatuh pada Agustus 2020 bila berkaca di tahun sebelumnya.
"Kalau sekarang masih kering basah," ucap Moh Imam.
Menyikapi hal itu, pihaknya sudah melakukan upaya pendataan kepada setiap kecamatan se-Kabupaten Sampang untuk mengetahui secara dini status di setiap wilayah.
Pendataan dilakukan melalui pengiriman surat kepada Camat untuk melaporkan kondisi wilayah di setiap desa.
"Jadi untuk sementara ini kami melakukan pendataan terlebih dahulu, sedangkan untuk penanggulangannya akan kami rapatkan hari Rabu besok," terang Moh Imam.
Sedangkan, dalam penanggulangan digambarkan tidak jauh dari tahun sebelumnya, dengan cara distribusi air bersih ke desa terdampak.
"Mudah-mudahan musim kemarau kali ini tidak sepanas dari tahun sebelumnya hingga ada 67 Desa," pungkasnya.