Breaking News:

Berita Pamekasan

400 Ton Garam Rakyat di Jawa Timur Masih Belum Terserap, Didominasi Milik Petani Garam Madura

Meski produksi garam rakyat saat ini masih terus berlangsung, namun di Jawa Timur masih ada ratusan ton garam yang masih belum terserap.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Garam rakyat milik Petani Pamekasan, Madura saat ditabur ketika demo tahun 2019 lalu. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Meski produksi garam rakyat saat ini masih terus berlangsung, namun di Jawa Timur masih ada ratusan ton garam yang masih belum terserap.

Kepala Dinas Kelautan dan Dinas Perikanan Jawa Timur, Muhammad Gunawan Saleh mengatakan, garam rakyat yang belum terserap di Jawa Timur sebanyak 400 ton.

Di antara jumlah garam sebanyak itu, yang paling banyak belum terserap, yakni garam rakyat milik Petani garam Madura.

Ia mengaku sudah berkirim surat ke pusat untuk mengupayakan agar garam rakyat di Jawa Timur bisa terserap semuanya.

Viral di WhatsApp, Wanita Bersimbah Darah Tergeletak di Pinggir Pantai, Saksi Ungkap Penyebab

Sempat Dikira Daging Kurban, Bidan Desa Malah Temukan Sosok Bayi Tak Berbentuk, ini Kronologinya

Musim Kemarau Tiba, Sejumlah Desa di Pamekasan Jadi Langganan Bencana Kekeringan Air

"Kami beberapa waktu lalu sudah berkirim surat ke pusat dan melaporkan bahwa ada garam kita yang belum terserap," kata Muhammad Gunawan Saleh kepada TribunMadura.com, Senin (3/8/2020).

Kepala Dinas yang akrab disapa Gunawan ini menjelaskan, tidak terserapnya garam rakyat di Jawa Timur, disebabkan karena stok impor garam masih banyak.

Selain itu, para pengusaha masih memilih membeli garam impor karena kualitasnya dinilai lebih bagus dan harganya juga lebih murah.

"Karena memang pembelian impor garam itu, dari dahulu jumlahnya sudah ditentukan," ujarnya.

Untuk menanggulangi permasalahan ini, Gunawan mengaku sudah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas garam rakyat di Jawa Timur.

Salah satunya, dengan cara memberikan bantuan plastik geo membran dan sejumlah bantuan lainnya berkaitan dengan kebutuhan produksi garam rakyat.

"Mudah-mudahan nanti garam rakyat kita ada pemerintah yang ngambil," doanya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved