Breaking News:

Berita Pamekasan

1875 Peserta UM-PTKIN 2020 IAIN Madura Ikut Ujian Daring dari Rumah, Per Sesi Diikuti 20 Orang

Sebanyak 1875 peserta Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri 2020 di IAIN Madura.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
pengawas UM-PTKIN 2020 di IAIN Madura mengawasi para peserta yang sedang mengikuti ujian melalui layar komputer, Rabu (5/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Sebanyak 1875 peserta Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2020 di IAIN Madura mengikuti ujian dengan sistem daring dari rumah masing-masing.

Rektor IAIN Madura, Mohammad Kosim melalui Humas IAIN Madura, Mustajab mengatakan, pelaksanaan UM-PTKIN tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Mustajab menuturkan, pelaksanaan UM-PTKIN tahun ini diselenggarakan secara daring, sehingga peserta mengerjakan di rumahnya masing- masing.

42 Fasilitator Siap Dampingi Wira Usaha Baru di Pamekasan, Tiap Kecamatan Difasilitasi 3 Petugas

UPDATE Corona di Ponorogo 5 Agustus 2020, Ada 9 Pasien Baru, Satu Orang Diduga Tertular dari Menantu

Pengunjung Bank di Kota Malang Heboh, Pria 62 Tahun Mendadak Tewas sesaat Masuk ke Lobi Gedung

Ia menjelaskan, sebanyak 59 PTKIN di seluruh Indonesia secara serentak menyelenggarakan ujian masuk secara daring dari rumah.

UM-PTKIN digelar dari 3-10 Agustus 2020 dan hal tersebut dilaksanakan karena dampak pandemi Covid-19.

Dalam pelaksanaan UM-PTKIN daring ini, kata dia dibagi menjadi tiga sesi.

Per sesi, diikuti oleh 20 peserta yang diawasi oleh satu pengawas, sehingga dengan melibatkan sebanyak 8 orang pengawas di IAIN Madura, maka total setiap harinya ada 460 peserta setiap sesi.

"Peserta diwajibkan menginstal aplikasi UM-PTKIN di perangkat elektronik baik komputer, laptop, atau smartphone," kata Mustajab kepada TribunMadura.com, Rabu (5/8/2020).

"Kemudian aplikasi itu juga terkoneksi dengan pengawas dan panitia yang memantau lewat kamera perangkat elektronik masing-masing peserta," tutupnya.

Dinas Kelautan dan Dinas Perikanan Jatim Usulkan Harga Pokok Penjualan Garam Rp 600 Ribu Per Ton

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved