Breaking News:

Persebaya Surabaya

Renegosiasi Kontrak Pemain dan Pelatih Persebaya Surabaya Berjalan Lancar, Manajemen Bersyukur

Proses renegosiasi kontrak pemain dan pelatih Persebaya Surabaya berjalan dengan baik.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/SUGIHARTO
Selebrasi pemain Persebaya Surabaya setelah mencetak gol ke gawang Arema FC pada semi final final Piala Gubernur Jatim 2020, Selasa (18/2/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sekretaris tim Persebaya Surabaya, Ram Surahman memastikan, proses renegosiasi kontrak terhadap pemain maupun tim pelatih berjalan dengan baik.

Ram Surahman mengatakan, sejauh ini, baik pemain maupun tim pelatih Persebaya Surabaya memahami kondisi yang dialami klub.

"Ini lagi proses (renegosiasi), pemain juga sudah diajak bicara situasi seperti apa," kata Ram Surahman, Rabu (5/8/2020).

Arema FC Ditinggal Pelatih Kepala, Aremania Dorong Charis Yulianto Gantikan Sosok Mario Gomez di Tim

Mario Gomez Putuskan Mundur dari Arema FC, Manajemen Meradang: Ya Rugi, Kami Kehilangan 25 Persen

Bonek Dukung Sikap Persebaya Surabaya Tolak Liga 1 2020 Dilanjutkan: Riskan Gelar Liga saat Pandemi

"Sejauh ini progresnya cukup bagus, pemain juga memahami situasi," sambung dia.

Sebelumnya, klub peserta Liga 1 2020 diperbolehkan melakukan renegosiasi kontrak sesuai surat keputusan (SK) PSSI bernomor SKEP/53/VI/2020.

Dalam surat itu, klub dibolehkan merenegosiasi kontrak pemain, pelatih, dan ofisial hingga kisaran 50 persen dari kontrak awal sejak bulan September, atau sebulan sebelum kompetisi dimulai pada 1 Oktober mendatang hingga kompetisi selesai Februari 2021.

"Ini kan situasi yang menimpa bersama," tambah Ram saat menjadi pembicara diskusi virtual.

"Pemain tentu tidak nyaman dengan kondisi sekarang, manajemen juga sama, ini situasi sulit," lanjut dia.

Minim Pemasukan saat Pandemi, Madura United Minta Biaya Rapid Test dan Tes PCR Tak Ditanggung Klub

Ram meyakini, kondisi sulit ini dialami tidak hanya Persebaya Surabaya, tapi semua klub sepak bola, termasuk juga semua pemain.

Ia menambahkan, dalam surat edaran sebelumnya, PSSI memang membolehkan gaji pemain sejak kompetisi dihentikan akibat pandemi untuk bulan Maret-Agustus dibayarkan 25 persen.

"Kemudian nanti di bulan September sampai kompetisi selesai dibayar 50 persen," jelas pria asal Gresik, Jawa Timur itu.

Ia bersyukur, semua komponen Persebaya Surabaya bisa memahami situasi kurang baik ini.

"Jadi untuk Persebaya ini lagi proses, pemain juga sudah diajak bicara, sejauh ini progres bagus," pungkasnya. (amn)

Liga 1 2020 Dilanjutkan Tanpa Penonton, Rahmad Darmawan Minta Madura United Tetap Tampil All Out

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved