Berita Surabaya

Rumah Studio Foto di Surabaya Dibobol Maling, Perhiasan Hadiah Pernikahan Senilai Rp 95 Juta Raib

Rumah di kawasan Jalan Darmo Permai Selatan disatroni maling. Korban merugi sekitar Rp 95 juta.

Shutterstock.com
Ilustrasi - 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sebuah rumah di kawasan Jalan Darmo Permai Selatan, Kecamatan Dukuh Pakis, Kota Surabaya, disatroni maling, Kamis (6/8/2020) dini hari.

Pemilik rumah, Awe (30) mengaku baru mengetahui rumahnya dibobol maling pada pukul 14.00 WIB.

Sesampainya di rumah, korban kaget mendapati barang-barang berharga di rumahnya, raib.

Satlantas Polres Pamekasan Tindak 828 Pelanggar Lalu Lintas selama Operasi Patuh Semeru 2020

Rayuan Maut Pemuda Sampang Berujung Pemerkosaan, Tak Sampai 1 Bulan Kelabuhi Gadis 16 Tahun

Kapolda Jatim Datangi Dua Pondok Pesantren di Pamekasan, Ajak Ulama Turut Andil Jaga Kamtibmas

Rumah sekaligus studio foto itu dikuras pelaku, yang diduga lebih dari seorang.

Barang-barang berupa dua unit kamera, dua unit lensa semuanya merek canon, 1 unit flash kamera, lampu studio, dan kabel, habis tak tersisa.

Tak hanya itu, pelaku juga menggasak satu set perhiasan emas, seperti kalung, anting, cincin seberat 40 gram, hadiah pernikahan yang disimpan di dalam lemarii.

"Totalnya sekitar Rp 95 juta," sebut Awe kepada wartawan, Kamis (6/8/2020).

Korban menduga, para pelaku hapal betul situasi rumahnya.

Hal itu karena tidak ada satupun barang di rumah yang rusak meski barang berharganya raib.

Kasus Total Covid-19 di Lumajang Capai 151, Penularan dari OTG Positif Virus Corona Jadi Perhatian

Tergiur Untung Jualan Sabu, Pengedar Sabu Lintas Kota Ditangkap Polisi saat Hendak Bertemu Klien

Korban menduga, para pelaku masuk melalui lantai dua rumahnya, yang kebetulan tidak ada pengamanan, seperti pagar.

Setelah masuk, pelaku lalu turun ke ruang lantai satu dan mencuri peralatan studio foto tersebut.

Selain itu, pelaku juga masuk ke dalam kamar yang kebetulan tidak terkunci dan mencuri satu set perhiasan.

"Yang heran, tidak ada jejak sama sekali. Barang lainnya juga tidak ada yang rusak," tambahnya.

Awe mengatakan, rumah sekaligus studio fotonya itu memang jarang ditempati dan tak ada penjaga rumah atau CCTV.

Korban hanya sesekali menengok rumah tersebut pada siang hari.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Lakarsantri, Iptu Suwono membenarkan kejadian pembobolan rumah tersebut.

"Benar, kami sudah cek TKP dan korban sudah laporan. Saat ini sedang dalam penyelidikan," kata Suwono.

Tragedi Mencekam di Area SPBU, Berawal Saling Pandang Berujung Celurit Melayang di Tangan Matraji

Wali Kota Malang Imbau Aremania Aremanita Tak Konvoi di Jalan Raya saat Peringati HUT Arema ke-33

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved