Breaking News:

Berita Tuban

Warga Tuban Bisa Gelar Hajatan pada Masa Adaptasi New Normal, Acara Berlaku 4 Jam Siang dan Malam

Masyarakat Kabupaten Tuban kini bisa menggelar hajatan pada masa adaptasi new normal.

Dok humas Pemkab Tuban
Simulasi pernikahan di tengah pandemi covid-19 di Kabupaten Tuban, Selasa (28/7/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Masyarakat Kabupaten Tuban kini bisa menggelar hajatan pada masa adaptasi new normal.

Namun, ada syarat  yang harus dipenuhi penyelenggara jika ingin menggelar hajatan di Kabupaten Tuban.

Syaratnya, penyelenggaraan hiburan dilaksanakan selama 4 jam setiap kegiatan.

Resepsi Pernikahan Pengantin ini Terpaksa Dibatalkan, Padahal Telanjur Pasang Tenda Panggung Hajatan

Tiga Sekolah di Trenggalek Berpeluang Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Ini Kata Mochamad Nur Arifin

Tips Membuat Alis Agar Tampak Natural dan Simetris, Perhatikan Bentuk dan Ukuran Wajah!

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tuban, Sulistyadi mengatakan, hal itu sesuai dengan SE Bupati Tuban tertanggal 20 Juli 2020 tentang adaptasi new normal.

Sulistyadi menjelaskan, penyelenggaraan hiburan yang dilaksanakan pada siang hari maka harus berakhir hingga pukul 15.00 WIB.

Sedangkan penyelenggaraan hajatan yang dilakukan pada malam maka berakhir sampai pukul 24.00 WIB.

Untuk waktu dimulainya acara, kata dia, tergantung yang punya hajatan, yang jelas waktu berakhirnya sudah ditetapkan.

"Di SE sudah jelas, saat mau izin sudah diverifikasi kapan dilaksanakan hajatan dan berapa undangan yang disebar ada protokol kesehatan dan lain-lain," kata Sulistyadi, Kamis (6/8/2020).

"Kalau tidak mau mencukupi tidak perlu diberi rekom, apalagi kalau hajatan biasa tanpa hiburan kan cukup izin kepala desa," sambung dia.

Pelaksanaan Forum Silaturahmi Kamtibmas sebagai bentuk strategi penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi di Kabupaten Tuban, Kamis (6/8/2020)
Pelaksanaan Forum Silaturahmi Kamtibmas sebagai bentuk strategi penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi di Kabupaten Tuban, Kamis (6/8/2020) (TRIBUNMADURA.COM/M SUDARSONO)

Berencana Nikah saat Adaptasi New Normal? Simak Simulasi Resepsi Pernikahan Ini, Wajib Pakai Masker

Bocah 13 Bulan di Pamekasan Luka Terkena Peluru Nyasar, Pelaku Penembak Diduga Tertangganya Sendiri

Sementara itu, Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono menyatakan, adanya pembatasan jam disesuaikan dengan kearifan lokal.

Prinsipnya, untuk kegiatan masyarakat silahkan asal sesuai dengan protokol kesehatan, di antaranya pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan disiplin.

Jika ada pelanggaran maka tentu ditegur, tapi dengan cara humanis.

Untuk kegiatan hajatan di masyarakat tidak ada masalah, asal tidak digunakan untuk minum-minuman, yang terpenting sesuai SE adaptasi kebiasaan baru.

"Untuk kegiatan hajatan yang masih ada mis komunikasi di lapangan akan kita rapatkan kepada para kapolsek, besok rencananya," ucap AKBP Ruruh Wicaksono.

"Kita akan edukasi masyarakat, karena ada inpres baru nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disipilin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19," pungkasnya.

Pengadilan Agama Surabaya Tutup Layanan hingga Batas Waktu yang Belum Ditentukan

Penulis: Mohammad Sudarsono
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved